Tuesday, July 21, 2009

I call this “A Sweet Escape to Jogja”

Two months lately, topik yang mengudara di setiap obrolan chat dengan teman-teman kampus gw adalah…. LIBURAN. Sedikit kebawa suasana anak-anak sekolah yang libur di bulan Juli. Karyawan kaya kita-kita gini, juga boleh dong mengecap nikmatnya liburan (hahaa… lebay ). To many plans, to many wishes but the situation is not very promising. Many great beautiful destination we’ve discussed, mulai dari yang muluk-muluk kaya Singapore & Malaysia sampai yang lokal punya seperti, Medan, Lombok dan Bali.. dan semuanya to amazing to be realized.. Pada akhirnya kita harus kompromi sama keadaan (ijin kantor & money). Setelah acara menimbang-nimbang dan gontok-gontokan antara peserta acara, ahirnya diputuskan :

Destination : Jogjakarta
Date : 9th July ‘till 12 July 2009
Members : Dhiesta, Divi, Dahlia, Anggie, Anda, Boby, Robin & Erick





So, escaping journey to Jogja begin.

Day 1. Thursday. 9th July 2009.

This it is. The day that I’ve been waiting for. Akhirnya Hari- H itu datang juga. Perjalanan ke Jogja dimulai hari ini. Sooo excited. Tapi, ga lama dapet kabar dari Boby & Angie, kalo Erick sakit perut kronis. Awalnya, gw pikir karna dia belum terbiasa sama makanan Indonesia yang spicy itu, but I was totally wrong, Erick sakit perut karena malam sebelumnya dia dicekokin Anggie Bacardi 151. Padahal dia bule yah, harusnya kan perutnya lebih terbiasa dengan hal-hal semacam itu. Segala macem cara dilakukan supaya kita tetep stick to our 1st plan dengan member seperti yang udah dijadwalkan sebelumnya, coz it won’t complete if one of us didn’t join.
Bukan perjuangan yang mudah membawa Erick ke St. Gambir untuk mengejar kereta api Taksaka. Dan gw tau banget, it’s not easy either for him to forced his unhealthy body to satisfied people around him. But he made it !! Akhirnya delapan orang, siap melaju dengan kereta Taksaka menuju Jogja, Yipiieeee…

Day 2. Friday. 10th July 2009

Pkl. 06.00, kereta kami yang mengalami keterlambatan, akhirnya sampailah juga di St. Tugu, Jogjakarta. Mas Bayu yang sudah berbaik hati merekomendasikan sebuah homestay di daerah Puranggan sudah menanti di gerbang stasiun, siap mengantarkan ke homestay tempat kami menetap selama 3 hari ke depan tersebut. It is a nice house. Rumah modern yang dibalut dengan furniture serta hiasan-hiasan bergaya Jawa cukup besar. Terdiri dari taman, ruang tamu yang dapat menampung sampai dengan 10 tamu, satu master bedroom dan dua kamar tidur double, dapur, dua kamar mandi, balkon , serta pendopo ngebuat gw ngerasa seperti sedang di rumah. It really feels like home, super duper satisfied to Mas Bayu recommendation. Thank you so much mas… !!

Badan masih capek banget, setelah 8 jam perjalanan dari Jakarta, masih pengen juga lanjutin tidur yang ga sempet dilakuin di kereta, tapi keinginan buat mengexplore Jogja lebih besar dari itu semua. Jam 10.00, mobil Xenia yang kita sewa telah datang menjemput dan siap meluncur to our 1st destination…

Kaliurang. It’s an awkward knowing that u’ve been to Jogja for countless time, but u’ve never been to places which people most talked about. Dan pada kesempatan liburan ini aku ingin menebus semuanya. Kaliurang is kinda boring, if I might say. Not much we can do there. Tapi di sini, kita sempat ke Air Terjunnya, lumayan fun, karna bisa ngeliat monyet-monyet nakal bertebaran..


*Kaliurang Time*

“We hebben honger” yang seketika langsung dikoreksi oleh Robin “Niet waar, jongens” lalu yang benernya apa dong? “We zijn trek”. Hooo, mendapat pelajaran Bahasa Belanda kilat dari Robin. Kalo kalimat pertama yg kita utarakan, menurut robin artinya amat sangat kelaparan seperti orang-orang di Etiophia. Actually yes we are, hungry like those people. Karena itu, menepilah kami di Rumah Makan Ny. Suharti, dengan sajian utamanya Ayam goring kremes.. yumie, delicimoo !! setelah kenyang, perjalanan dilanjutkan kembali.


* In front of the biggest temple in Prambanan*

Kali ini kita menuju to the biggest Hindu temple, Prambanan. I’ve been here long time ago, tapi jaman dulu kamera belum sefenomenal sekarang ini, jadi ga banyak foto-foto yang bisa dishare. That’s why, untuk menebus semua moment yang gw lewatin itu.. maka sesi foto di Prambanan temple is really a must to do list !

F
YI, we’ve prepared everything due to this journey termasuk itu susunan acara. That’s why, jadwal acara kita
selama di Jogja ini, udah disusun secara rapi & matang. Dan meskipun jadwal dah padet banget sementara waktu mepet, kita ber
usaha tetap harus mematuhi jadwal yang udah disepakati bersama tersebut. So meskipun sudah agak sore, kami tetap melanjutkan perjalanan ke Pantai Parangtritis. Everybody talks about it, bukan lagi karena keindahannya tapi karena pantainya yang nggak semenarik dulu. Pasirnya sudah tidak lagi putih, pohon-pohon nyiur pun tidak ada yang melambai seperti nyanyian rayuan pulau kelapa (haiyaaah, lebay). Tho we really enjoyed that evening. Oia, di sini kita sempet main jump battle. Jadi kita loncat dan dicaptured pake kamera, siapa yang paling tinggi loncatannya. Dan Robin is the highest jumper. He could defeat all of us. CooL Mas Corba !! Enjoy Parangtritis ditutup dengan jagung bakar nikmat nan murah (Cuma Rp. 2.500, gilee.. harga yang sangat masuk akal di tempat wisata seperti ini).

Malam di hari pertama ini ditutup dengan, menyusuri jalan Malioboro mencari McD untuk big Corba & Erick. Based on pengalaman gw di malam itu, never trust Jogja people when they say someplace is near and u can reach it by walk.NOPE !! Salah besar !! Karena itu sempat terjadi pertumpahan darah antara princess Dhiesta & warrior Divi. Tapi semuanya sudah diselesaikan. Terima kasih teman-teman seperjalananku yang udah sangat berpositive thinking & ga ikut-ikutan panas layaknya diriku. Thanks for made it clear. Luv u all !! ~muah muah~


Day 3. Saturday. 11th July 2009.

It’s another new day in Jogja everybody and we’re so damn ready to rock it on !!! lagi-lagi mobil sewaan kita untuk hari ini telah tiba dan as u guys predicted, kita belum siap !! terpaksa deh, jadwal keberangkatan yang harusnya dimulai dari jam 9.00 molor jadi jam 11. Pffffffff !! The 1st destination in 3rd day is Borobudur, it used to be one of the 7th world wonders but as far I know, it already changed with…… tiket masuk untuk local people a.k.a pribumi adalah Rp.12.500/orang but for the foreign tourist the entrance fee costs (siap-siap tercengang yah) Rp. 120.000. Man, Insane ga tuh?! Gw rasa those bules want to masquerade for a sec become the local peoples to get the cheaper price. Sabar yah mas, embak ! book, di dalem panas banget yah. Jadilah kacamata merah gw eksis bener jadinya.


*Eheem, photo session @ Borobudur Temple*


Belum puas berlama-lama menikmati keindahan Borobudur, we gotta be hurry to catch our another schedule. Wisata selanjutnya adalah rafting di Sungai Elo, letaknya ga terlalu jauh dari Borobudur. Karena jumlah anggota dalam satu perahu adalah empat orang, karna itu, tim dibagi menjadi dua. Kita ngelakuin hompimpa, biar terbagi adil. Tim pertama adalah Me, Divi, Dain & Erick, sementara tim kedua adalah Anggie, Bobay, Anda & Robin. The second team called themselves as Bacardi Team with angie as the leader, while they gave us name Pink team, bweeek, dan mereka memenangkan battle rafting race ala main-main. Huuuh, next time we’ll defeat you guys !! rafting berakhir pukul 19.00, matahari sudah tergantikan oleh bulan. Agak serem sih, cos kanan kiri kita hutan dan gelap banget, we barely couldn’t see anything. Pelajaran untuk lain kali, do not ever rafting in the evening. SCARY !! setelah bersih-bersih ala kadarnya dan makan makanan yang sudah disediakan dari EO, kita pun pulang.


VS
*Pink Team* *Bacardi Team*


Badan sakiiiit semua, iyalaah,wong ga pernah olahraga,tiba-tiba mendadak rafting. Alhasil badan remuk pisan, terutama bagian tangan. Tapi hal itu ga melorotkan semangat kita buat meng-explore Jogjakarta in the nite. Hey, it’s Saturday nite in Jogja and we’re definitely not wanna waste it. Kita spent time di Padikoe bersama Mas Bayu, we called it Kemangnya Jogja. Anak-anak muda Jogja banyak yang hang out di sini. We’re amazed by the cheap price that they offer. Ice Chocolate di café-café di Jakarta yang dihargai dengan kisaran 20.000, @ Padikoe costs only Rp. 7.500. Ini harga makanan & minuman yang gw inget (siap-siap ternganga yah) crispy crunch (dari kulit ayam), chicken nuggets, fried fries Rp. 5.000, nasi goreng lada hiatm Rp. 8.000. Merlin’s beard !! Surga duniaku tuh..

Day 4. Sunday. 12th July 2009.

This is our last day !! aarrrrggggghhhh *scream*
pagiku dimulai dengan teriakan, tanda berontak pada waktu yang cepat sekali berlalu.. hahaa, lebaay !! enggak banget, yang ada badan gw sakit semua, perut mual banget, BAB beberapa kali (cepirit pula). Pertanda masuk angin, Dain pun dengan suka rela menawarkan untuk mengeroki diriku. Merah memenuhi sekujur punggungku. Ik was heel verkouden *Gw bener-bener masuk angin*. Hari terakhir kita ini diisi sama wisata belanja dan jelajah museum. Kita ga nyewa mobil lagi hari ini, karna jarak yang ditempuh ngga terlalu jauh. Perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya ditempuh menggunakan becak dan jalan kaki.. hohooo.. It was fun, sight seeing kota Jogja dan got in touch with the people.

*Taman Sari & Keraton*

Taman Sari & Keraton menjadi destinasi wisata kita hari ini. Setelah itu belanja, belanja, dan belanja di Beringharjo, Batik Mirota & Malioboro. Saking hebohnya gw belanja,*kebanyakan beli oleh-oleh buat orang lain, not for myself* ga terasa duit gw abis. Huhuuhuu… ludes des des.. Dengan habisnya duit di dompet gw, menyadarkan gw untuk pulang ke Jakarta, dan pertanda liburan kali ini sudah akan berakhir.. gezzzz… but before we went home, gw sama divi sempet makan nasi angkringan yang ga sempet kita kecap selama liburan di Jogja kali ini… menyedihkan yah.. jadilah kita makan dengan penuh kebrutalan ditambah harga yang sangat reasonable, ngebuat kita ngambil semua lauk yang ada. Hehehee… ini mah emang karna maruk… hahaha..

Every beginning has an end.. begitu pula dengan liburan ku kali ini.. huuhuhuuuuhuuhuu.. *sedih tiada terkira nih*.

Kereta Bima jurusan Jogjakarta-Jakarta, telah meraum-raum, siap membawa kami pulang menuju medan pertempuran (baca: Jakarta) kami.

Tidak sabar menunggu liburan tiba lagi, bersama dengan with great people, great destination and great adventour.


*With Boby, the best EO ever !!*


Ciao.
See you in our next journey.
~Netherland~

2 comments:

Gie said...

Next destination: Bali!! but sorry boys, it's girls only time..
HIDUP TIM BACARDI!!

dhiestanatalia said...

yep surely no guys !! cari cowo baru... *ups* :D