Friday, April 16, 2010

Uniquely Singapore, Uniquely Us

Bulan Februari 2010 lalu, saya punya kesempatan liburan ke Singapur bareng pacar dan teman-teman. Alhamdulilah. I was so excited, karena ini pengalaman pertama kalinya pergi ke negeri singa or shopping city sih lebih tepatnya. Rencananya mau explore seluruh Singapore, or at least semua recommended places harus disambangin. Tapi so little time, so many things to do. Kita cuma 3 hari 2 malam di sana -_-. Iya sangaaat ga cukup. Akhirnya ya pasrah aja! Menyisakan Jurong Bird Park, Clark Quay, Red Museum untuk kesempatan berikutnya. Amin, balik lagi ! :))











Sponsor edisi ini :

Prophecy

Just found this site, www.ramalannama.com.
Predict future job based on name. Well, this is for fun for sure and so funnyy.. hahahhaha.. .
I put some friends of mine's names, here goes the prophecies, fellas :

Dhiesta Natalia : Tukang Sapu Kuburan
Divi Analis : Ilmuan Gila
Adelia Putri : Tukang Ojek Motor
Handayani Nurul : Pemain Bas Betot
Rizky Amelia : Pelawak
Agustina Malita Polapa : Penggembala Kambing
Bobi : Atlet Sumo
Robin Corba : Tukang Sate Padang
Dahlia Isnaini : Tukang Mandiin Mayat
Irma Calista : Pemimpin Pesantren
Anggita Cyintia : Tukang Cukur
Teguh Sulistyo : Tukang Bakwan Malang
---------------------------------------------------

Kebayang kalo ramalan ini bener, I'll have a list of friends with weirdo occupations... xiiixiix

Thursday, April 15, 2010

Gombal in the Morning

Berikut yang kalian baca adalah tulisan seorang lelaki hitam legam, macho, suka The Beatles & band rock lainnya, suka bola, dan gadget stuff.

"Kamu bagai air terjun yang jernihnya seperti cinta yang kau berikan padaku yang membuatku mabuk kepayang tak henti rasa ini ingin memilikimu"
- Divi Analis -





Si divi ini lelaki yang cool looh, jarang bermenye-menye ria.
Makanya gue terenyuh dia ngeluarin kalimat itu..
Agak geli sih, kenapa kalimatnya kaya lirik lagu band melayu yang mendayu-dayu.. halah, sok rhyme :p

Ps : I love You

Quote of the Day


"A
useless life is an early death"

-Johann Wolfgang Von Goethe-

Wednesday, April 14, 2010

New Room - The Beginning -

Oke, coba gue itung, berapa lama udah tidur sekamar bareng adel (my youngest sister). Usia kami cuma terpaut setahun, she's 22 and am 23. Jadi kurang lebih sudah 22 tahun, kami selalu melewati tiap malam bersama, selalu tidur di satu ranjang besar, berbagi selimut, guling juga bantal.

Bukan cuma itu, karena kami share kamar, setiap barang yang ada di kamar tersebut, merupakan milik bersama pula. Mulai dari hair dryer, make up, notebook, nakast, sampai underwear, almost everything we share. See, how unseparateable we are. Kamar kami yang sekarang berukuran 3x4 m2. Silahkan dibayangkan, dengan kamar yang segitu harus diisi oleh dua dara yang berukuran tidak minimalis. Belum lagi perabotan di kamar kami tergolong cukup banyak. Mayoritas sih barang-barang gue, seperti perlengkapan scraapbook, properti ulang tahun, pajangan-pajangan, stereofom yang ditempelin foto-foto hasil kreasi di saat kurang kerjaan, koleksi kaset jaman dulu (Dari formatnya *kaset* udah ketauan kan how jadul it is), sampe barang-barang peninggalan kost-an dulu yang semuanya gue boyong serta. Gue punya kebiasaan, selalu nyimpen barang-barang lama yang menurut gue punya kenangan. Kaya di atas meja belajar gue, terkumpul rapi bunga-bunga tulip dari kertas krep hasil buatan teman kampus *dabu* buat acara Festival Jalan Jaksa, pigura berisikan ilustrasi 4 cewe (read as my geng :p) kado ultah waktu kelas 2 SMA, atau sebuah botol wine, Valdieso of Chile, am not a drinker ya, itu waktu perpisahan dengan dosen native Belanda, to remind me of him, I took the bootle :). Ukuran kamar yang kecil, perabotan yang banyak, dan perintilan-perintilan kecil lainnya. Jadilah, Hampir nggak ada space kosong di kamar!

Karena latar itulah, gue memutuskan untuk pindah kamar! Kebetulan di lantai 2, ada 2 kamar kosong yang selama ini ga pernah ditempatin, yang satunya malah udah dijadiin gudang. Awalnya sempet ragu sih, karena gue takuuuut tidur sendiri, apalagi karena itu di lantai 2 yang terpisah dari lantai 1. (ekh ini ngerti gak maksudnya? jadi kaya loteng gitu). Gue sering ngebayangin di lantai 2, ada makhluk yang tinggal di sana, dan bener aja ada musang yang menempati kamar itu, bukan di kamar yang bakalan gue tempatin sih, but the other room yang letaknya tepat di depan persis. Huuu tetep aja, gue parno, kalo tu musang tiba-tiba ada di depan gue, dan siap menerkam saat gue sedang tertidur dengan pulasnya.. (imajinasi yang terlalu berlebihan , hee :))

But then I erased all those fears, in the name of comfort & privacy. Udah kebayang ngisi lagi lembaran-lembaran kosong di scraapbook, nelpon berjam-jam sama pacar tanpa takut si Kodel kebangun dan menguasai meja rias... hehhehe...

Tekad dan niat udah kuat, selanjutnya realisasi. Urusan pertukangan dan permodalan, biar bokap lah yaa yang ngurusin. Gue dibagian konsep aja. Ga mau asal seperti pengalaman di kamar-kamar sebelumnya, gue berencana pakai jasa arsitek. Untungnya, punya teman seorang calon arsitek, Teguh Sulistyo, jadi memanfaatkan dia *kekkeekk*. Dia sekarang lagi repot-repotnya ngurusin skripsi, doain ya teman-teman biar lancar urusan perkuliahannya. Amin.


*Mock Up Kamar Dhiesta by Teguh Sulistyo*

Idenya : Mau manfaatin space yang kecil (ukuran kamarnya ga sampai 3x4) , tapi tetep bisa beraktifitas secara leluasa di dalamnya. So, tempat tidurnya pakai yang single dan di bawah. Meja di tengah itu nantinya buat berkreasi dan a notebook will be put on there. Laci gantung yang diletakkin ga jauh dari kasur dan meja, tujuannya supaya mudah ngambil barang-barang seperti stationary, buku or elses. Jadi nantinya pusat kegiatan ada di bagian situ. While space kosong di depannya buat sirkulasi. Untuk ubinnya, tyo saranin buat make parket (lantai kayu), tapi setelah diskusi dengan papah, ga di-acc karena pertimbangan maintenance-nya lebih repot, kaya rayap, air, dan juga harganya yang dua kali lebih mahal daripada keramik. But then I was quite satisfied, after searched around Kalimalang, nemu keramik dengan motif kayu. Voilaaa, Perfect ! Keinginan sang arsitek secara visual dapet, while petunjuk dari bokap sebagai pengucur dana juga dapet. Keduanya terealisasi :)))

Selanjutnya, proses pengerjaan kamar dilakukan, sampai sekarang masih berlangsung nih.
I'll keep you update when it's done already. Will also upload the pictures :)

Me can't wait.

Tuesday, April 13, 2010

JT.


Through a week of inner conflict & falsity.


"What Goes Around, Comes Around"
- Iramulyani Budiman -

I'll certainly keep that in mind.


NDs Award

Nds games i've played & love so far .....
.... goes to :

Henry Hatsworth in the Puzzling Adventure

Status : 80 % Unfinished - SSM*

Cooking Mama 2: Dinner With Friends



Status : 1oo % Done - GAG**

Indiana Jones Lego

Status : Done 1oo % - GAG**

The Legend of Zelda : Spirit Tracks

Status : 60 % Unfinished - SSM*

Boing! Docomodake DS

Status : 50 % Unfinished - GAG**


Note :
* SSM : Susah Sekali Man !!
**GAG : Gampang Asik Gila ^.^

Tuesday, April 6, 2010

GoBlog to Holland



"Punya mimpi merasakan sendiri pengalaman Summer Course di salah satu Universitas terbaik di dunia dan bertemu dengan teman-teman dari mancanegara? Cukup dengan nge-blog kamu bisa mewujudkan impian tersebut."


Seperti memperbarui janji Baptis saat Paskah kemarin. Saya menjawab dengan sangat lantang.

Ya, Saya Mau !


Friday, April 2, 2010

Tantum Ergo

It's White Thursday.
This song was sang, and I was amazed.
The title means "Down in adoration falling"
- Merinding dengernya -


Tantum Ergo sacramentum veneremur cernui.
Et antiquum documentum novo cedat ritui.
Praestet fides supplementum.
Sensuum defectui.


Genitori, genitoque laus et iubilatio
Salus, honor, virtus quoque sit et benedictio.
Procedenti ab utroque.
Compare sit laudation.
Amen.

Wednesday, March 31, 2010

Black & White

Can I have this White Male Maltese ??




Lucu niaan !! Hayoo, kalo ada yang mau beliin. Saya dengan sigap menerima :p
Mpoy needs a friend to share with.
Bagus kali yah, I have black and white dogies..
Cuteee.. :D



Monday, March 29, 2010

Mr. Y

At one of the interview session.

Mr. Y : Why do you love advertising ?
Me : 'Cos I do love creative things.
Mr. Y : Why do you think that advertising is your passion and ur future path?
Me : Since I was in d high school, I already dreamt of working in the advertising world.
To achieve it, I knew that i need some advertising knowledge, dus I took several courses, mostly at Imago -School of Advertising-. (Voilaa, I gave a shot !)
Mr. Y : Why advertising? Why not painting or photography ? Why ?

-- Think hard ---

Me : Cos, advertising is really close to our live. You can see it, you can feel it everytime, everywhere. Like this, I see to that billboard (pointed random), and I see advertising . I drink this mineral water (Aqua), and i got the effect of advertising.
Mr. Y : Why not journalist, it's close to our live too ?

-- he ?? --

Me : Cos am not into journalism.
Mr. Y : (Seems unsatisfied with my answer) U know what, u have to know why and you just can't say u don't like, u don't know
or not into something. Esp, cos it's related to yours. Your life. Ur dislikeness & likeness.
Me : (Oooh, u're so damn rite. But...... ) .....
I already gave my answer based on what I really like & what really related to me. But U seem don't satisfied with it. (Yes, I do said that. Songong bener!)
Mr. Y : How old are you?
Me : 23 and this July will be 24th y.o.
Mr. Y : You know, I was 23 y.o. when I entered this advertising world. I've became an art director, account manager...

-- I replied quickly --


Me : A copywriter also, rite? (I did google about him)
Mr. Y : Yes, and now, I own this company. Because back then, I knew what I will become, and why I want to enter this adv world.
Me : And why? Mind to share ?
Mr. Y : Cos I like to study people. (
Yes, Indeed ! Communication study, kenapa ga kepikiran sebelumnya? Simple answer, but *Dang* he got the point) .

-------------------
Furthermore, he gave me questions that I didn't expected.
Why this ? Why that?
Things which I haven't thought that depth.
But he left me a good impression.
Great people who can rarely be found.

Thanks.
Mr. Why

Mr.
Shubho Sarkar

Monday, March 22, 2010

. Jagoanku .

Proudly Present The One and Only :

~ Mpoy ~




* Pamer abis mandi dan siap ngeceng :p *


Sunday, March 21, 2010

Moeder

It's been 2,5 years, since my mom has passed away due to serviks cancer.
Masih berat rasanya mengetahui kenyataan aku adalah seorang piatu or mommyless. Karena ga pernah terpikirkan sebelumnya kalau mamah yang sehat, lincah, selalu bertindak & berpikir positif akan pergi menghadap Tuhan di usia yang masih cukup muda pikirku, 48 tahun. Aku selalu berandai-andai dulu, kalau pada saatnya aku menikah nanti, mamah pasti akan sibuk mengurus segala sesuatunya, terutama untuk acara pemberkatan di gereja. Sudah bisa kubayangkan dia mengerahkan teman-teman WKRI-nya (Wanita Katolik Republik Indonesia), juga teman-teman lingkungannnya untuk turut membantu perhelatan akbar kami tersebut. Jika pada saatnya nanti aku punya anak, ia pasti akan mengajari-ku do's and dont's cara mengurus anak yang baik. Saat aku mendapatkan pekerjaan dan gaji pertamaku, ia pasti akan langsung sujud syukur ke Gusti Allah, dan dengan bangganya menceritakan perihal anaknya ini ke siapapun yang ingin mendengarnya. Tidak jadi soal achievement apa yang kuperoleh, dia akan dan selalu bangga padaku ! Tipikal orang tua yang tidak pernah menuntut dan menghargai setiap jerih payah anaknya. Ahhh mamah, I wish u were still here. :|

Saturday, March 20, 2010

Aku Mau Ini Itu Saat Ini

1. Mau bawa Mpoy ke Pet Shop buat vaksinasi & mandi kutu.
2. Mau renovasi my own private room. *No more share bedroom with Adel, this shuld be a Yaaay happy achievement, since almost 19 years together in a 3x4 square room*
3. Mau book tix to Thailand for 6-9 Agustus 2010. Murah !
4. Mau dapet a new superb job & company which related to my background & passiong.
5. Mau explore Palembang on May 2nd 2010.
6. Mau nganter kodel ke dokter to check her breast.
7. Mau ngajar Bina Iman in a cool way, biar anak-anak makin banyak yang dateng dan ga boring.
8. Mau suka membaca dan membiasakan membaca setidaknya 5 artikel setiap harinya.
9. Mau lebih sering menghabiskan waktu bersama keluarga. Aku kangen keluarga Soetardjo :'(
10. Mau segera menyelesaikan 20 jam mengajar intensif Bahasa Indonesia with Mike Mulcahy.
11. Mau membiasakan menabung, tiap bulan HARUS menyisihkan setengah penghasilan untuk ditabung. HARUS !!!
12. Mau majuin Sofis yang telah lama terbengkalai.
13. Mau kembali ber-scrap-book-ria.
14. Mau ke TMII dan ke restoran sushi sama divi.
15. Mau bisa diterima sama keluarganya divi.

Tuhan dengarkanlah permohonan umatMu ini.
Amin.

Wednesday, March 17, 2010

Mengetik 10 Jari

Dalam rangkaian mencari pekerjaan baru.
Ada salah satu application form yang mengharuskan gue mengisi kecepatan mengetik 10 jari.
I've been taking the excercise and test long time ago, to be exact pas waktu kuliah. Iseng mau belajar & pengen bisa, karena iri sama si Adel (my youngest sister) yang cepet banget ngetiknya tanpa sekalipun ngeliat keybord. Well, oke sekali-kali, but not as much as me, yang tiap saban kali harus liat tuts, seakan-akan tiap detiknya, tuts-tuts itu berlari-lari berpindah tempat :p.

Satu-persatu level di software gratisan itu gue coba. Sinkronisasi 2 jari menjadi 10 jari is so damn hard. Otak gue belum terbiasa mengingat tuts dan menekannya dengan seluruh jari. Tapi untungnya software pinjemin dari si adel itu sangat praktis dan sistematis juga fun !

Berbekal latihan otodidak ala kadarnya itu, gue nyoba lagi test mengetik 10 jari in the name of new job ;). Dan software yg gue gunakan kali ini adalah Typing Test TQ (Just click for download). Hasil pertama yang gue dapet adalah 55 wpm dengan akurasi 97 %, jelas jauh dari kecepatan maksimal yaitu 100 wpm. Gue melengos ! Tapi cukup lega, setelah tau pengakuan dari teman gue yang seorang sekretaris, Arti Dianti, kalau lately kecepatan mengetiknya around 65-75 and it wuld be faster if it's in Bahasa. Yaaay ! Ada harapan untukku dan ternyata angka segitu ga jelek-jelek amat *menyenangkan diri sendiri* hehehe...
Maybe if I took the test in Bahasa, I would have bigger score. Dan bener aja, the result was 62 wpm. Ga beda jauh dari angka sebelumnya siiih, tapi at least raport gue ga lagi merah *weeek*

Bungkussss....
"Kecepatan mengetik 10 jari adalah 55 - 65 wpm, accuracy 90 - 97 % "
Dan seperti itulah yang tertulis dalam application form Dhiesta Natalia to ABCDEF Company :p

Sosro for Your Qualitea Life

Kira-kira dua minggu lalu, gue menjadi sangat banci promosi event Sosro ke teman-teman. Via social networking seperti twitter & Facebook, broadcast message BB, YM ataupun ngomong langsung dengan gaya bak marketer handal.

Bunyinya seperti ini nih :

" Ayo dukung aku di http://www.qualitealife.com/qualiteamoment/view/8 >> Vote for me yaah :D. Big Thankiesss" !

Big thankies fellas for the votes, Sosro and Mba Meicy (as the brand manager of Teh Celup Sosro) also Happy for making this happend. Makaciiih ^.^

Aku Murahan !

From: dhiesta natalia
Date: Wed, Mar 17, 2010 at 12:04 PM
Subject: Re: just a letter
To: divi.analis@gmail.com

Terserah, am free dan aku kangen.

---------------------------------------------------------------
From:
Date: Wed, Mar 17, 2010 at 1:16 PM
Subject: Re: just a letter
To: dhiesta natalia

malem ini ktemuan ya.
Watch movie or eat. Ada rencana kmana siang/sore?


From: dhiesta natalia
Date: Wed, Mar 17, 2010 at 1:44 PM
Subject: Re: just a letter
To: divi.analis@gmail.com

Nowhere to go. aku harus prepare application yg harus ku bawa buat interview di **** jumat ini. Bantuin dong.
See you tonite yah. Gak kangen?

-----------------------------------------------------------------
From:
Date: Wed, Mar 17, 2010 at 1:59 PM
Subject: Re: just a letter
To: dhiesta natalia

Good. Pin bbm dong.
Kangendotkom
____________________________________________________________________


Kalau bukan dia orangnya, gengsi gue yang tinggi-nya ngelebihin Monas ini ga akan turun.
Karena dia orangnya yang bisa bikin kangen sehari bisa jadi kaya setahun.
Cuma dia yang bisa bikin dista yang keras kepala dan kaya batu berubah jadi beruang madu yang manis & lemah lembut.

Cuma dia yang bisa begitu...


Tuesday, March 16, 2010

The Line is Broken (?)

We had a big fight last week.
Cercaan, makian, kata-kata kotor semua keluar diiringi dengan nada tinggi dan isak tangis (kalo yang terakhir udah pasti gue).
Masing-masing dari kita ngasih argumen tentang siapa yang paling benar, dan menyalahkan yang lainnya karena menyulut api pertengkaran.
Sampai di ujung conversation. Kata sepakat untuk berdamai engga juga keluar dari kita berdua.
Damn it was totally a disaster !

Ga seperti dulu, sehari aja ga kontak dia rasanya kaya setaun. Marah, benci tapi juga kangeen, susaaah banget rasanya waktu itu buat ngelupain dia. Tapi sekarang, sehari, dua hari, tiga hari, sampe empat hari sekalipun tanpa kabar kaya sekarang rasanya bukan lagi jadi halangan besar. Gue masih mau tau tentang dia, dan kalo dibilang kangen, demi janggut merlin, gue kangen banget, apalagi gue terbiasa ngelewatin setiap harinya bareng dia. But as the time goes by, gue semakin bisa distract pikiran gue buat ga mikirin dan ngangenin dia sepanjang waktu. Somehow it's good, karena gue bisa ngeluangin waktu buat ngelakuin hal-hal lain dengan orang-orang yang jarang gue temui. Kalo gue lagi adem ayem aja sama dia, it's impossible. Yaiyalah, gimana enggak, setiap waktu luang yang kita milikin, pasti dilewatin bersama, - 24 hour, 7 days a week -. The art of comfort ! :P

Sampe hari kelima (which is hari ini) I can't stand no more. Masih keinget semua bad words yang dia ucapin waktu kita berdua lagi sama-sama emosi. But all those disreputes, can't defeat my logic. Gue turunin semua gengsi, emosi serta api kemarahan yang masih berkobar-kobar di kepala, then I contact him.

Here it goes :

From: dhiesta natalia
Date: Wed, Mar 17, 2010 at 10:35 AM
Subject: just a letter
To: divi analis

Bener-bener ini yang kamu mau yah?
Okay, at least I wont end up this relationship with an ackward situation.
I'm sorry for the bad things i've made to you.
I still want to know about u, and at d future want still to have a good relation with u.
But if u still need time.Just feel free to avoid everything that related to me.

thx.

-------------------------------------------------------

From:
Date: Wed, Mar 17, 2010 at 11:22 AM
Subject: Re: just a letter
To: dhiesta natalia

There's a few things I want to tell and share with you..
I'm also sorry for what happenned last time.
Wanna meet or sometin?

-------------------------------------------------------

I feel so relieve.
Dia kangen gue juga ternyata, tapi terlalu malu buat mulai duluan. Ini amat sangat melegakan, karena udah mikir yang macem-macem kalo dia ga peduli gue lagi lah, uda masa bodo, sampe kepikiran udah punya yang baru. Which is sangat ga mungkin.
In this case, I won cos I'm brave enuf to downgrade my dignity.
But above all, cinta gue mengalahkan segala emosi & kemarahan diri.

Selanjutnya, we have to clarivy things and promise to each other won't do the same mistakes.
Gue sangat mau berusaha untuk itu sampai titik darah penghabisan *tsaah*. Cos....

Ps : I just love him muuuuccch.

Mpoyus – Day 1 @ Jatibening’s house –

This should be my first experience dealing with dog. Bingung, karna ga prepare browsing tentang cara melihara anjing dan belum tanya-tanya ke temen lain yang punya anjing. Untungnya ada si Intan a.k.a Ade yang bersedia dateng ke rumah mengajarkan si dista yang cupu soal anjing tapi nekat ini.

Ade itu teman SD gue yang ngambil kuliah di Udayana, Bali, dia punya seekor anjing Tzi Tsu berumur 1 tahun, namanya Dojo. Bagaikan Nany 911, ade mentransfer semua ilmunya tentang anjing ke gue. Hal pertama yang dia kasi tau adalah cara buang hajat, karena pelajaran pertama ini adalah yang paling susah dan juga yang paling penting untuk ke depannya. Gue putuskan tempat Mpoy pup & pipis adalah di pojok ruang tamu yang dialasai Koran. Alasannya adalah karena gue ga mau naroh Mpoy di luar karena dia masih sangat kecil dan pemilihan ruang tamu, karena ruangan itu jarang ditempatin. ----- But later on, gue membuat kesalahan besar dengan menyuruhnya buang hajat di situ -----

Masih seperti di kantor, Mpoy begitu pendiam dan pemalu. Tapi kata Ade, ini wajar karena si anjing masih dalam proses adaptasi di rumah baru. Kalo gue sih ga keberatan, karena lebih suka dengan anjing yang pasif, biarkanlah gue yang menjadi agresif, hihii, ngelus-ngelus, gemes-gemesin tanpa dia balik menjilati atau menerkam diriku. Soal makanan, anjing ini begitu rakus. Ade ngasih tau buat ga ngasih makan Pedigree, karena kalo diumpamakan dengan makanan manusia, merk itu semacam fast food KFC yang kurang kadar gizinya. Gue pun disarankan memberi ScienceDiet, lebih mahal tapi kualitasnya jangan ditanyakan lagi. Gue yang sangat awam, cuma manut-manut aja.

Hari pertama ini, Mpoy masih belum banyak tingkah & polah. Tapi urusan buang hajatnya udah bikin gue pusiiing.. sekali lagi gue tekankan, kalo gue sangat jijik-an orangnya, adek gue juga begitu, dia malah bisa uwek uwek (baca : muntah-muntah) kalo ngeliat eek dan pipis. Tapi mau gimana lagi, terpaksa deh. Ambil kertas dan serok tu eek trus buang ke tempat sampah, atau ambil pel dan wipol terus lap deh tu pipis. Rekor baruu nih buat gue, karena ga jijikan lagi hehee.

Terus-terusan gue mikir, bisa ga yah gue jadi ibu (*tsaaah, ibuu ??*) yang baik buat Mpoy, gue masih bisa ngebalikin si Mpoy sih ke Mike, yang pernah bilang kalo ga mau ngurus lagi, mohon balikin ke dia, cos he thought that his Kitem is very funny. Tapi itu ga bakal terjadi, karena di tulisan-tulisan gue selanjutnya akan banyak lagi cerita tentang Mpoy. Ga semuanya berjalan mulus, but hey that's life, dan gue mau menjalaninya bareng Mpoy si anjing hitam legam lagipula rakus, bukan dengan anjing lain ! .Titik.

Me love u Mpoy

Mpoyus Gigantimus Pitecantropus

Bukan manusia pertama, bukan juga sebutan lain untuk jayus, atau artis Primus Yustisius. Bukaan… Tapi seekor anjing pudle, hitam dan berbulu keriting bernama Mpoy !

Nama asli : Kitem -> Keriting Item
Nama angkat : Nicholas Guki Mpoy
Tempat tanggal lahir : Jakarta, 11 September 2009, tepat saat Lebaran.

Berawal dari seorang teman kantor, Mike, yang secara random menawarkan seekor anjing dengan gratis. Gue yang impulsif apalagi setelah ditambahkan kata gratis langsung mengiyakan. Banyak halangan sebelum si anjing tersebut sampai ke tangan gue. Bagai barang lelang yang siap jatuh ke tangan siapa saja yang menaksir pertama kali. Si anjing pun demikian. Ia cukup diperebutkan saat itu. Gue harus bersaing dengan 3 orang penaksir lainnya yang siap memboyong si anjing ke rumah mereka. Hingga pada tengat waktu yang telah ditentukan, si anjing dimenangkan oleh penaksir lain, dan bukan gue. Gue, yang saat itu belum begitu tergila-gila sama anjing, dan sadar 100 % bahwa keinginan untuk memelihara si anjing hanya berdasarkan sifat impulsif semata hanya pasrah dan sedikit berlega hati, karena keputusan memelihara anjing ini belum dibicarakan sebelumnya dengan papah & adek.

Sampai akhirnya, entah kenapa si penaksir lain itu ga jadi memelihara si anjing dan dengan segera Mike menyodorkannya ke gue. Lagi-lagi dista si impulsif mengiyakan. Dan hari berikutnya terjadilah serah terima si anjing kepada si empunya barunya, yaitu Gue. Awal pertemuan dengan si anjing, dia begitu pemalu dan pendiam, tetapi yang sangat jelas terlihat kasat mata adalah, ia begitu hitam, legam ! Oooh, sepertinya gue benar-benar berjodoh dengan warna hitam. Dan jujur gue kurang suka dengan fisiknya, bulunya hitam pekat dan sedikit. Sempat terpikir, apakah gue akan berjodoh dengan si anjing karena kesan pertama yang kurang berkesan. Anjing sudah tidak dapat dibantahkan lagi adalah hewan yang dapat menjadi sahabat manusia, dan gue pun berharap seperti itu. Tapi melihat keadaannya seperti ini, bisa gak yah dia mengambil hatiku ?

Soal memelihara hewan peliharaan, gue yakin papah ga akan keberatan. Dalam sejarah pemeliharaan hewan, rumah kami lumayan sudah bisa dikategorikan sebagai kebun binatang level satu. Sebut saja, kami pernah memelihara, kelinci, ikan dalam segala bentuk jenis & rupa (black ghost, ikan mas koki, arwana, gurame, koi, lele, lohan, dsb), cupang yang dikembangbiakan dalam toples-toples kaca, kodok jenis bullfrog yang suaranya *grong grong grong* menggema sampai ke seluruh sudut rumah, jangkrik yang berjumlah sampai ribuan dan sudah sampai beranak pinak, dua kalkun, sampai lintah dan kutu. Kalau dua hewan terakhir ini untuk pengobatan & penelitian doctoral papah. Mungkin jika ditambah satu jenis hewan peliharaan, seperti anjing, tidak akan jadi soal menurut kalian. Tetapi tidak ! Sudah sedari kecil, gue selalu diwanti-wanti untuk tidak memelihara anjing. Alasannya karena

1. Banyak desas desus yang terdengar malah dialami juga oleh temen-temen gue yang punya anjing, anjing mereka diracuni oleh tetangga kanan kirinya. Alasannya ga masuk akal menurut gue karena anjing tersebut mengganggu karena gonggongannya yang keras (laah,namanya juga anjing) dan karena ga suka aja. Karena alasan itulah, papah yang paling anti bikin onar dengan tetangga, melarang memelihara anjing.
2. Nggak seperti ikan atau kodok yang bisa aja dibiarkan hidup di air dengan mengurus seadanya seperti menguras kolam seminggu sekali dan kasih makan tiap hari, melihara anjing jelas butuh extra effort. Wacana yang paling sering digaungkan sama si papah adalah, gimana urusan buang air besar dan kecilnya. Tentu saja, kalo anjing itu punya gue, urusan buang hajat si anjing adalah tanggung jawab gue, meskipun saat itu kami memiliki pembantu. Gue yang orangnya jijik-an, mikir dua kali dapet ultimatum ini dari papah.
3. Dari kedua alasan itu, alasan ini paling tidak dapat terbantahkan. Papah bilang begini : “Kamu udah bisa urus diri kamu sendiri dengan benar belum?”. Gue tertohok. Bener juga kalo dipikir-dipikir, gue yang ngurus diri sendiri saja belum becus, mau ngurus hal lain yg perlu perhatian extra. Merlin's beard, could be a disaster.

Tapiii, kali ini gue nekat. Gue seorang wanita dewasa berumur 23 tahun yang sudah memiliki penghasilan sendiri & akal yang bisa buat gue bertanggung jawab atas apa yang udah gue putuskan. *tangan mengepal di udara, semangat 45*. Then so be it. I have a dog as my pet *ketok palu* plok plok plok !