Thursday, January 29, 2015

Si Anak Gelendotan

One of Pepito's kid who developes a lot within a week. He used to 'gelendotan' all the time with the nanny and cried a lot. He was unindependent and it hampered his growth and milestones. It's been 2,5 months since he joined Pepito Day Care, but he was like the freshman and it means, less singing, dancing or playing with other kids.

So I think, this shuld be stopped. He's in the golden age and it didnt good for his motor skill also for his soul. Hahaa, kids who laugh and play a lot are the best ! 😁
I asked the nanny not to devoted taking care of him. Instead I asked her to keep the distance. I switched the nannies.

What happened next?? We saw him cried even louder and more often, seeked for his nanny. Wasnt comfortable either for us.

But guess what, the day after he could overcome this. He become more independent, cry less, interact with other better, speaks louder, dancing like nobody cares.. hehehe.. and the best part is he's ready to enhance his fine and gross motor skill.

Aahhh u cant imagine how happy I am seeing kiddo of mine is happy too.. Kasus ini membuktikan bahwa, ketegasan pada anak diperlukan serta memenuhi keinginan anak terus-menerus untuk membuatnya tidak menangis, sebaiknya tidak dilakukan. Hasilnya?? memuaskan ! si anak bisa bertumbuh kembang dengan lebih baik, pengasuh (orang tua dan kami di Pepito) jadi less stress ga lagi dengerin anak yang merengek terus menerus .. hhehe..

Oh dear Kenzie, u've done great.. aunty bu is soo proud of you ! :***
Be happy ^^

Tuesday, September 30, 2014

Smilling little teeth :)

Bermula dari acara penyuluhan kesehatan gigi anak yang diadain Pepito Day Care beberapa minggu yang lalu. Turut mengundang drg. Ferty. Obrol sana-sini, Aku & beberapa orang tua Pepito lainnya, makin aware akan kesehatan gigi anak kami masing-masing. Berbekalkan pemeriksaan gigi sederhana dan saran dari drg. Ferty, kami sepakat untuk memeriksakan gigi anak-anak kami ke dokter gigi dalam waktu dekat. Semangat 45 sekali ^^

Kami memutuskan untuk janjian ke dokter gigi bersama, alasannya supaya anak-anak ada teman sepenanggungan yaaah atau minimal ada teman bermain di kala menunggu antrian masuk.

Setelah cari info ke sana kemari, melalui milis, googling dan tanya kerabat. Akhirnya The Smiling Centre, Tebet dengan drg. Alya lah yang dipilih. Aku pun kebagian membuat janji by phone. Kirain setelah kami berhasil menyatukan jadwal kami, menelpon smiling centre, dan minggu berikut nya sudah langsung bisa diperiksa. Nyata nya nggak. It wasnt easy at all. Jadwal drg. Alya di hari libur sudah penuh sampai bulan oktober akhir (waktu itu aku membuat janji di bulan september awal). Karena sudah terlanjur diiming-imingi treatment drg. Alya yang memuaskan. Akhirnya kami menyesuaikan jadwal kami dengan available schedule beliau. Aku sih gampang aja karena punya fleksibel time, tapi working parents lainnya, terpaksa harus izin dari kantor. Sayang anaakk.. sayaaang anaakk ^^

Sampai akhirnya hari yang ditunggu datang jg. Malam sebelum hari-H, I called the Smilling Centre to reconfirm our appointment. Tapi oalaah, sungguh di luar dugaan, admin yang membuat janji satu bulan yang lalu, salah memasukkan jadwal kami. She didnt even put our names in the list ON THAT DAY. Kebayang tidak murkanya para working mom yang sudah minta izin dari kantor jauh-jauh hari sebelumnya. KZL. Jadilah, malam itu, on the phone, I represent them complaint sambil gondok setengah mati sama mereka, trus speechless, kok bisaaaa??? 😱😱😱  Smiling Centre gituu.. yang terkenal karena service nya memuaskan dan well manage. Tapiii belum apa-apa sudah mengecewakan calon customer.

Si mba2 admin di ujung telpon jg speechles denger komplenan ibu-ibu yang tak berujung.. hahaha..lagian siapa suruuhh, cem macem sama ibu-ibu kaaan 😂😂

Akhirnya yaudah deeh, dengan perasaan (masih) gondok, menkonfirm jadwal besok. Tapi dokter nya bukan dengan drg. Alya. Jadilah akik komplein lagi, minta diskon lah karena udah dikecewakan.. bener-bener ibu-ibu bangeet yaaa 😁😁

Besoknya, janjian sama bunda alesha & bunda yusuf di sana. Tempatnya ruko gitu, tapi penampakan eksterior & interior nya manis :). Di dalam, kami diminta untuk mengisi data diri, lalu dipersilahkan untuk mengambil kudapan serta minuman yang telah disediakan sambil menunggu. kudapannya semacam crackers gitu, jadi anak-anak betah sekali.

Menunggu kurang lebih 1/2 jam. Yusuf dipanggil duluan. Aku menemani mereka, mewakili ayah yusuf yang berhalangan hadir, #apalaaah?? 😂😁
Yusuf tidak diperiksa dokter gigi anak melainkan drg umum (lagi-lagi karena kesalahan si admin memasukkan jadwal). Keliatan sekali bedanya, treatmentnya kurang menyentuh anak-anak dan yusuf harus direferensikan ke drg. Anak di jadwal berikutnya karena harus gigi depannya harus dibersihkan. Truss buat apa dateng sekarang doongg, bayarnya sama pulaa? -> bukan Bunda Yusuf tapi ikutan bete -___-

Setelah nya, giliran mas Arya yang dipanggil. Dia kedapetan spesialis drg. Anak, tapi ibou lupaa namanyaa 😂😂
Pas masuk, masih oke oke aja. Diajak ngobrol sama dokter giginya, ditanya tentang kebiasaan sikat gigi, makanannya, alat minumnya, semua yang berhubungan dengan giginya si mas. Dijawabnya : setelah bangun pagi & mau tidur malam pasti sikat gigi, kalau anaknya ga mau 》》 dipaksa heheh.. (peace mass, demi gigi bersih putih mengkilap ala pepsodent 😛), makan coklat juaraaang bgt, permen ga pernah, sedari bayi minum nya ga pernah pakai dot. Dokternya manggut-manggut, sambil mengajak mas Arya ke kursi panas #eh kursi periksa.. Seperti yang ibou perkirakan, si mas menolak untuk duduk di situ, ia tampak meringis ketakutan. Huhuu memang sih, semenjak inhalasi rutin karena batpil terakhir, dia jadi trauma dengan rumah sakit dan pemeriksaan dokter..

Terpaksa ibou menemani mas, mangku dia di kursi periksa, itupun sambil tetap meringis dan bujuk rayu terus dilancarkan untuk sekedar membuka mulut untuk diperiksa.. All is fine. Tidak ada kerusakan gigi baik karies maupun lubang, gigi mas pun tampak putih bersih. Fiuuuh, ibou gembiraa dan juga legaa, terutama karena ga siap menghadapi ke-crangki-an si mas in case giginya harus diutek-utek.. Gigi mas Arya hanya diberikan olesan penguat gigi, rasanya enak, mint. Setelah selesai, mas Arya bebas milih mainan (dalam ukuran kecil) sebagai reward dari dokgi setelah diperiksa giginya. What a nice treat ^^

Saran dari dokgi, mas Arya kembali 2 bulan lagi untuk diperiksa, supaya ia familiar dan menghilangkan kesan traumatis pada dokter & pemeriksaan.

Kurang lebih 30 menit saja kami konsultasi, oya letak ruangan pemeriksaan gigi khusus anak ada di lantai 2, selantai dengan playground mini slash ruang tunggu supaya anak ga bosan.

Overall, I quite satisfied (- minus pelayanan registrasi). Ambience yang nyaman, reward untuk anak, free snack & drink serta harga yang relatif terjangkau.
Biaya pemeriksaan mas Arya kali ini :
1. Konsultasi & Tindakan Dokgi : Rp. 0,-
2. Penguat gigi : Rp. 75.000
3. Adminitrasi pasien baru : Rp. 30.000

Will come here again, for sure. Bukan cuma untuk meriksaan gigi mas Arya aja, tapi gigi ayah & ibou juga.. Selaluu takut meriksain gigi, nice experience di sini semoga jadi bikin berani.

Catatan : Pastikan sudah bikin janji jauh-jauh sebelumnya (1 - 2 month before will be perfect 😁), terlebih kalau mau sama dokter favorit di situ, drg. Alya.

Here's the Smile Centre :

Rukan Royal Palace B/8 Jl. Prof Dr Soepomo 178A (across McDonalds Tebet) 

Phone : +62218312199  +62218312225 

#doktergigi #doktergigijakarta #sakitgigi #smilecentre #doktergigianak

Sunday, June 1, 2014

Dua Kata

Belum bisa bobok.. Kepikiran lucu juga yaa mengikuti perkembangan bahasa mas Arya, secara ibunya anak sastra.. #apasih ;p.. Haha nggaak gitu jugaa.. Kepengin aja mendokumentasikan tumbuh kembang mas Arya. Tujuannya apa? Supaya ga lupa.. Karena sering bangeeet ditanya terutama ketika sharing dengan orang tua Pepito, dan ga bisa jawab secara persis.. Hahaha iyaa.. Maafkaan, ternyata otakku ga bisa memuat banyak memory.. #pengaruh #usia :P

Kira-kira 2 minggu ini aku perhatikan, mas Arya sudah dapat mengucapkan dua kata bersamaan dan tepat penggunaan serta jelas terdengar. Belum banyak sih.. Tapi menurutku ini sudah kemajuan yang bagus sekali untuknya.. Karena seperti pernah ku baca di theasianparents.com, anak usia 2 tahun diharapkan sudah dapat mengucapkan 50 kata dan menggabungkan kata-kata tersebut menjadi kalimat yang terdiri dari 2 kata. 

Surprisingly, mas Arya sudah dapat melakukan itu di usianya yang masih 19 bulan, meskipun belum banyak. Kata-kata tersebut adalah : "minum susu", "dadah mba", "nggak mau", "ibu aja" dan "mau makan".. Aku-nya amaze banget, karena biasanya cuma mengulang-ngulang satu kata sampai keinginannya terpenuhi, seperti : "num minum", "buumm buumm (naik mobil)", "misii misii (permisi) atau "pinjem pinjem", dll.. sekarang sudah lebih variatif.. *keprok keprok mas Aryoo*

Perkembangan bahasa nya ini didukung oleh orang-orang sekitarnya.. Kebetulan aku sendiri suka berbicara. Pengasuh nya selain ku, si mba Parmi juga termasuk pengasuh yang ceriwis.. Ayahnya pun, pendiem dan cool begitu (uhuk, sekalian muji :) kalau sudah bareng keluarga, bawaannya mau ngomooong teruss :P .. Hari-hari Mas Arya juga dilalui dengan bertemu banyak orang di Pepito; teman-teman, orang tua, aunty Dita dan tetangga kanan kiri.. Interaksi dengan orang lumayan sering. Sehingga semakin sering pula lah dia belajar berkomunikasi. 

Aku juga sudah membiasakan berbicara dengannya menggunakan kalimat lengkap serta beberapa kali kuulang dengan pelan, supaya dia bisa mengikuti. Tapi seringnya sih, mas Arya hanya mengikuti kata terakhir.. Seperti "tolong ibuu", dia cuma bilang "ibuuuuu" dengan suaranya yang tinggi dan sok imut :p hehee 

Pelan-pelan asal klakon yaa mass.. I wont hustle you.. Kita belajar dan bermain bersama ya... :**** Makin ceriwis, kaliii ajaa bisa jadi menkominfo di masa mendatang.. Amiin ^^


Ps : Anaknya lagi tumbuh gigi geraham kanan dan kiri, masing-masing 1. Dari dua hari yang lalu, panas naik turun dan ileran. Tapi tetep masih aktif dan mau makan. Gws anak tercintaaah :**




Wednesday, May 21, 2014

Aryasatya - 19 bulan

Betapa bersyukurnya kami memiliki anak lucu menggemaskan, aktif, sehat, pintar dan tampan seperti Aryasatya. Agak narsis ya, tapi begitulah yang kami rasakan.. aku rasa semua orang tua begini yaa :)

Usianya saat ini 19 bulan 18 hari, tiada hari kami lalui tanpa senyuman melihat tumbuh kembangnya yang senantiasa meningkat..

Mau coba nge-list ah biar bisa diingat-ingat terus nanti :)

* Bahasa
  Penambahan kata sejak usia 15 bulan yang lalu : minum susu (dua kata), iyah (ayah), oom, kakak, pipis, pup, opung, bintang, sepeda, sabun, petok petook (ayam), pipi (sambil megang kedua pipinya plus gaya diimut-imutin kaya cherrybell), nggak ada, udah, cincin .. Hmm apa lagi yaa..

* Kognitif
   - Melihat makanan berwarna merah langsung bilang : "huh hah" (yang berarti pedas),
   - Melihat asap keluar dari makanan langsung meniupnya (menandakan panas)
   - Melihat ibu atau ayah duduk di toilet, bilang "pipis".
   - Sudah bisa menunjuk mata, hidung, mulut, kuping dan perut saat ditanya.
  - Sudah tau korelasi sampah dan tempat sampah, jika diminta untuk membuang di tempat yang seharusnya.
  - Jika tiba saatnya makan, duduk di tempatnya & meminta bibs.
  - Jika tukang galon datang, mas arya dengan serta merta berlari ke tempat galon disimpan. Ps : tempat nya di dalam lemari kitchen set kami. It's kinda hard to find :).
  

* Emosional
   - Kalau melihat orang lain sedih atau menangis, mas Arya menunjukkan mimik tidak suka dan kadang-kala ikutan menangis. He shows his sympathy.
  - Marah kalau dicuekin, ditunjukkan dengan memukul atau melempar barang / mainan yang sedang dipegangnya. Jangan ditiru ya :)
  - Jika diminta untuk menyayangi ayah, ibu atau orang lain, mas arya akan bilang puk-puk sambil mengelus punggung orang itu. Atau waktu adiknya masih ada di perut, dia selalu mencium atau mengelus-elus perut ibu :)
  - Marah kalau direbut mainannya.

* Motorik halus
  - Sudah dapat memegang sendok dengan lancar, dan selalu berusaha makan sendiri. Kalau ibu nya lagi kepengin nyuapin, terpaksa deh harus rebutan :p
  - Sudah luwes memegang alat tulis (crayon, kapur, bulpen, etc) dan mencorat-coret di kertas.
  - Membentuk lingkaran dan pipih panjang dari play dough. Awalnya masih geli, but he's better now :)
  - Membuka halaman buku yang tipis :)
  - Mulai bisa membuka sendalnya sendiri.
  - Mulai bisa menyikat gigi dengan benar. Meskipun masih sering ga mood juga :) 
  - Menyobek-nyobek kertas tisue menjadi potongan kecil. 
  
* Motorik Kasar 
  - Mulai bisa menggiring bola.
  - Memasukkan bola basket ke dalam keranjang.
  - Menggerakkan mobil-mobilan kecil dengan kakinya.
  - Memanjat teralis. Cuma sampai 2 step aja sih,tapi ibunya udah ketar ketir :p
  - Berlari dengan kencang & sudah dapat menjaga keseimbangan.
  - Loncat-loncat di kasur bersama teman-teman Pepito.

Lagi-lagi perkembangan mas Arya ini menurutku super sekali.. *Ibu narsis* :P 
Semoga ibu selalu bisa memberikan pengasuhan dan stimulus yang tepat untuk mu ya mas :)


 

Monday, May 19, 2014

The Curette Surgery

Saat menulis di blog ini, proses kuretase yang aku alami sudah berlalu tadi pagi.

Iya tepatnya 8 hari yang lalu, kami harus kehilangan adiknya mas Arya di usia nya yang masih 6 minggu dalam kandungan. Bahasa lainnya keguguran ya, tapi kok rasanya enggan sekali menyebutkan istilah itu. Rasanya berat.. Kerabat, teman-teman bahkan mama ku sendiri pernah mengalami keguguran. Tapi tidak menyangka kalau akhirnya aku pun harus mengalaminya.

Perasaan ku sudah jauh lebih baik sekarang. Aku dan suami sudah ikhlas. Mungkin karena kami berdua sama-sama tau, ternyata kami belum sepenuhnya siap menerima kehadiran si kecil dan kami percaya rencana Tuhan pasti jauh lebih indah. Tuhan itu baiiiiiik sekali.. Meskipun kami diberikan kedukaan, tetapi Ia berikan kami pasangan yang saling menguatkan, anak pertama yang begitu lucu dan menggemaskan serta dukungan dari orang-orang sekitar. I ❤ U, Lord !

Jam 7.30 pagi, aku dan suami sampai di Rs. Carolus, tanpa mas Arya. Kami sengaja meninggalkannya di rumah bersama mba Parmi, supaya dia bisa beristirahat. Sesampainya di sana, kami langsung mengambil hasil cek darah di laboratorium Cito yang sore sebelumnya sudah kami lakukan. Lalu menuju ruang bedah di lantai 4 untuk proses pendaftaran. 

Sesampainya di lantai 4, suasana sangat sepi. Berisikan lorong dan pintu-pintu yang tertutup rapat, dengan minim petugas. Mungkin karena hari Minggu ya, dan masih sangat pagi pula. Kami jadi teringat kejadian 19 bulan yang lalu di tempat yang sama saat harus menjalani operasi sectio untuk mengeluarkan mas Arya dari rahim ibu. Banyak yang berubah, ini sih kata suami, karena posisi ku yang kebanyakan tiduran dan sedikit unconscious karena efek induksi, jadi tidak terlalu bisa melihat dengan jelas keadaan pada saat itu. Aku ingat samar-samar, lantai ini sedang direnovasi, masih agak berantakan dengan debu dan alat-alat pertukangan terlihat di sana sini. 

---

Akhirnya kami berhasil menemukan seorang satpam yang keluar dari ruang administrasi. Kami pun diarahkan menuju ruang bedah, ia memencet tombol di depan pintu otomatis, sampai akhirnya ada seorang petugas, ibu-ibu paruh baya memakai baju steril khas bagian bedah dengan rambut rapi terbungkus hair cover. Ia mempersilahkan kami duduk, berbasa-basi menanyakan kabar dan anak kami. Tidak berapa lama, ia memberika dua lembar form persetujuan tindakan operasi untuk ditanda tangani. Aku cukup mencontreng dan mengkonfirmasi data diriku. Setelahnya, aku disuruh untuk menganti pakaian dengan baju terusan khusus operasi. Agak kurang nyaman karena bagian belakangnya hanya ditalikan saja, itupun tidak rapat. Awalnya malu, terlebih karena aku harus melepas seluruh pakaian dalamku. Tapi untungnya, ruangan itu sepi dan hanya ada suami ku, petugas tersebut yang notabene ibu-ibu dan aku sendiri :))


Suasana ruang tunggu dan kamar mandi untuk mengganti pakaian.


Ia pun lalu mempersilahkan ku untuk tidur di ranjang beroda. Kemudian aku dibawa nya ke dalam ruang lain melalui pintu geser otomatis, katanya aku harus minum obat antibiotik dulu satu jam sebelum dimulai operasi jam 10 nanti. Aku cuma sempat melambaikan tangan ke suami yang sedang duduk di ruang tunggu, ah lega sekali melihatnya selalu ada saat aku membutuhkannya :). Aku dijanjikan akan keluar lagi ke ruang tunggu, agar dapat ditemani suami sampat nanti saatnya dimulai operasi.

Di dalam lorong ruang bedah itu, dua suster menyuntikku untuk memasang infus di bagian atas telapak tanganku. Aku yang paling takut dengan jarum suntik, sempat tegang di awal, karena itu proses suntik ini harus diulangi sampai 2 kali.. hukss.. sakit ! :(

Tidak lama, aku dimasukkan ke ruang bedah, di situ sudah ada 1 suster lainnya dan 1 dokter, dia tidak memperkenalkan dirinya sama sekali, jadi kupikir dia adalah dokter anestesi. Dokter Ekarini belum kelihatan batang hidungnya, karena memang pagi ini dia dijadwalkan untuk operasi cesar dulu. Ketiga suster dan dokter anestesi tersebut menyiapkan kebutuhan operasi. Aku masih ingat ketika obat pertama dan kedua dimasukkan lewat jalur infus tadi, pun saat obat ketiga dimasukkan. Tidak lama, dokter anestesi tersebut menyuruh suster-suster untuk mengangkat kaki kananku, seperti posisi maaf, mengangkang. Dia sempat bilang "Ga usah malu bu, perempuan semua". Sampai saat giliran kaki kananku mengangkat, aku sudah tidak ingat apa-apa... aku tertidur pulas.. zzzzzz... bahkan aku tidak ingat proses tertidur itu..

-----

"Bu, bangun bu, operasi nya sudah selesai" ujar suster / petugas bedah yang sama yang menyambut kedatangan kami tadi. Aku masih setengah sadar, masih sangat mengantuk dan kebingungan. Hah, mosok iya operasi bedah utek-utek transvaginal nya udah dilewati. Seakan tidak percaya, aku tanya berkali-kali ke suster tersebut, susternya hanya senyum-senyum saja, sambil bilang "ga sakit kan bu?". Haa, mungkin dia sudah sering sekali menghadapi kejadian ini ya. Ibu-ibu yang parno duluan tentang operasi kuretase, yang didapat dari cerita orang. Sama halnya dengan diriku. Masih tidak percaya, aku melihat sekeliling, lalu kudapati sebuah jam dinding menunjukkan pukul 8.45. Lalu flashblack ke belakang, operasi kuretase tadi dimulai pukul 08.00 pagi. Berarti sudah sekitar 45 menit aku tidak tersadar, dan saat unconscious tersebut bagian rahim dan vagina ku di "kerjakan" sementara aku tidak ingat atau merasakan apa-apa. Canggih betul ya.. semacam magic ! Sulap ! Aku terpukau ! :))

Aku lalu meminta suster tersebut untuk memanggil suami ku. Tidak lama ia datang, aah itu dia si penunggu setia ku. Huhuu senang sekali melihatnya. Setelah berbincang sedikit, karena kondisi ku yang belum pulih benar dari pengaruh obat bius. Ia pun kemudian mengurus administrasi dan pembayaran di lantai dasar. Sebenarnya aku sudah diperbolehkan ikut, tapi aku meminta untuk istirahat dulu dan menunggu suami di sini sambil tiduran, karena kepalaku dan tubuhku masih sangat berat, aku lebih memilih untuk tiduran. Sempat aku bilang ke suster, kenapa dibangunkan dulu, padahal aku masih ingin tidur. Karena rasanya kurang nyaman, darah serasa mengucur deras dari vagina ku sisa operasi tadi, serta perutku yang masih agak mules. Aku ingin menskip saja proses ini, dengan tidur dalam pengaruh obat bius. Huuhu, agak menyayangkan dibangunkan sangat cepat oleh suster tadi.

Kira-kira setengah jam berlalu, suami ku datang kembali, tanda bahwa ia sudah menyelesaikan administasi dan pembayaran. Kami hanya perlu membayar Rp. 23.000,- untuk administrasi, alat kesehatan dan vitamin. Selebihnya Rp. 5.000.000 sekian dicover oleh asuransi. Ah lega nya :) Thanks Inhealth. Setelah lumayan pulih, aku meminta untuk bersiap-siap pulang. Aku mengganti pakaian dan merapikan diri. Penampilanku masih oke saat melihat ke kaca. Pensil alis yang kupakai tadi pagi masih terjalin rapi. Tidak menyangka kalau, operasi ini tidak membuatku "berantakan" :))

Selfie dengan suami ^^ You see my eyebrow ?! :)) :P


Aku keluar dari ruang bedah dengan diantarkan oleh salah satu petugas Rs dengan menggunakan kursi roda. Ini adalah prosedur resmi dari Rs. Carolus yang ku tau, mengantarkan pasien hingga ke lobby.
Jam menunjukkan pukul 12.00, dan aku sangaat lapar karena diharuskan puasa sejak semalam. Kami pun menyempatkan diri makan di Han Suki, Tebet. Sekaligus perayaan keberhasilan operasi ku.

Aku bersyukur sekali, karena operasi yang sebelumnya kutakutkan membuahkan hasil baik. Terima kasih sekali pada ilmu kedokteran yang semakin berkembang, karena nya kesakitan saat proses operasi berlangsung bisa terlewati. Oya, mau berterima kasih juga pada sesama blogger wanita lainnya yang pernah mengalami proses kuretase, karena nya aku bisa menghadapi jalannya operasi dengan tenang. Terima kasih yaaa :))

Don't trust rumours, trust the experienced people ! :))
So I dedicate this post, for those who are facing the curets surgery. Be brave & minta dibangunin agak lama sama suster nya hihihii.... ^^

#kuret #operasikuret #kuretase #asuransikuret




Dua Strip

Mengutip status di path 2 hari yang lalu :

"Pagi ini mendapati strip nya jadi 2"

Lalu *Mesem-Mesem*

Sampai sekarang masih kepengen cengengesan *heheehehheheehhee*

Karena masih ga percaya. Beneran ga sih inih ???

Akhirnya karena ga yakin, coba lagi tes pakai merk lain, yang harganya lebih mahal dan lebih mahal lagi dari yang pertama. 

Hasilnya -meskipun ga diambil saat pipis pertama di pagi hari dan air seni nya melebihi batas max- adalah POSITIF.

*hihihiihiohiihiohhihhiohihohohho* Kembali cengengesan :)))


~ Tulisan ini belum sempat dipublish, tapi adiknya mas Arya uda ga ada, sudah berpulang ke rumah Bapa. Tapi kamu akan selalu kami kenang, nak ! Biarlah tulisan ini selalu mengingatkan kami kepadamu ~

Monday, March 24, 2014

Words by Aryasatya

Perbendaharaan kata mas Arya di usianya yang belum mencapai 1,5 tahun. 

1. Licin : licin
2. Bobo : tidur
3. Paputo : Pepito
4. Tiii : Roti
5. Bulang : Bulan
6. Apuu : Sapu
7. Mamam : Makan
8. Alooh : Halo
9. Tita : Tante Dieta
10. Adah : Ayah
11. Ibu : Ibu
12. Mba : Mba parmi 
13. Num minum : Minum
14. Tuk : truk
15. Bem bem : Mobil
16. Nggak : Tidak
17. Cam : Jam
18. Mana : Dimana
19. Bebe : Bebek
20. Apatuu : Apa itu?
21. Jepjey : Capcay
22. Titit tutup : Pakai Pampers
23. Cacing : Cacing
24. Tuut tuutt : Kereta api
25. Tutup : Tutup
26. Duduk : Duduk
27. Bol : Bola
28. Inii : ini
29. Bok : mobil box
30. Kaka : Kakak


My talk-active boy 😘😘😘

Thursday, March 20, 2014

Bloody Accident




Bibir mas Arya lebih sexy karena jatuh dan sobek di bagian dalam atasnya. Sempet kalut, perut sakit, mata berkunang-kunang dan keringet dingin karena shock ngeliat anak ngeluarin banyak darah dari mulutnya. His very first bloody accident. Sedih, iya bangeeett. My first son, my lovely one. Tapi setelah googling, bibir sobek seperti ini tidak perlu penangangan yg berlebih dan bisa sembuh dengan sendirinya. *Lega*

Lagipula teringat pesan seorang teman menanggapi gue yg nangis sesungukan liat anak disuntik imunisasi, dulu ketika masih jadi new mom : "hidup anak itu akan lebih berat dari sekedar disuntik imunisasi, jadi bersiaplah !". 

Anakku semakin besar, makin jauh dari jangkauan ibu, karena kamu bukan bayi lagi yang bisa ditimang setiap saat. Semoga kamu selalu dalam perlindungan Tuhan YME ya nak dan semoga ibu siap menghadapi kejutan2 lainnya dari mu. 


Tertanda,


Ibu
The one who loves you so much ❤

Sunday, March 16, 2014

Yakinlah ku Tetap Tersexy

Saat aku lanjut usia
Saat ragaku terasa tua
Tetaplah kau slalu di sini
Menemani aku bernyanyi

Saat rambutku mulai rontok
Yakinlah ku tetap setia
Memijit pundakmu hingga kau tertidur pulas… 

Reff:
Genggam tanganku 
saat tubuhku terasa linu
Kupeluk erat tubuhmu saat dingin menyerangmu
Kita lawan bersama, 
dingin dan panas dunia
Saat kaki tlah lemah 
kita saling menopang
Hingga nanti di suatu pagi 
salah satu dari kita mati
Sampai jumpa di kehidupan yang lain

Saat perutku mulai buncit…
Yakinlah ku tetap yang tersexy…
Dan tetaplah kau slalu menanti…
Nyanyianku di malam hari…

--------

Will you? 

Wednesday, March 12, 2014

28 is His Age

Tanggal 25 Februari yang lalu adalah ulang tahun si ayah. Sebenernya excitement ultah kali ini tidak begitu besar, karena harus terbagi dengan fokus di Pepito dan ada satu kabar yang kurang menyenangkan menimpa keluarga kami, sehingga menghabiskan banyak pikiran di situ. Tapi nyatanya Tuhan masih beserta kami dan menjadikan hari ulang tahun ayah begitu spesial :).

Surprise untuk si ayah sudah dimulai dari pagi, sebelum dia berangkat kerja. Rencananya kado yang sudah disiapkan ditaruh di depan pintu kamar (ini minta bantuan si mba yang selalu bangun lebih dulu untuk menaruh di situ), lalu ketika ayah keluar, dia sudah menemukan kado untuknya. Tapi rencana berubah karena pagi itu si ayah ga bangun-bangun duluan dari kasur, dan ibu kebelet pup. Huhuhuu, mau ditahan supaya tetap sesuai rencana, tapi ini urusan perut gak bisa ditunda. Jadilah setelah urusan pertinjaan selesai, ibu bangunin ayah sambil membawa kado untuknya. He was soo happy.. Hihiii.. Happy karena sebenernya ayah udah bisa menerka isi kadonya dan memang itu yang dia butuhkan. A Samsonite ransel bag buat ngantor setiap harinya.

Oya, ibu juga sempat buatin ayah scrapbook bertemakan keluarga gajah. Dibuatnya satu hari sebelum hari H. Only need a few hours to made it, I really was in the good mood :))

Muka bantal ayah megang kado dari Ibuphant & Aryaphant

Hari itu, ayah yang berencana untuk ngantor dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Terpaksa hanyut oleh rayuan ibu untuk ambil cuti aja, dengan iming-iming promo free meal for the birthday guy yang ditawarkan oleh Looby Lobster dan HollycowSteak! Cuma setahun sekali ultah dan bisa makan gratis begini, siapa yang ga mau. Akhirnya berangkatlah kami bertiga. First to Looby, then to Hollycow. We ate like a horse. Termasuk si krucil.. mas Aryaa.. Makan setik dengan lahapnya juga.. Yaaayy !! ^^


The love of my life. Your smile is my happiness. ILOVEYOUUUU !!

Setelah dari Hollycow Steak! Kami pulang ke rumah, sebelumnya ibu sudah meminta bantuan mba Parmi dan mba Narti (Kodel's maid) untuk membuat tumpeng beserta seluruh lauk pauknya dan menghias rumah dengan pom pom bunga. Sebetulnya ibu sudah merencanakan surprise party kecil-kecilan saat ayah pulang dari kantor malam hari dengan mengundang teman-teman terdekat. Tapi berhubung ayahnya "cuti mendadak", surprise nya dimajukan. And when we were coming home, tumpeng dan hiasan di rumah sudah menanti **^^

Sore itu pun seperti nya ayah tidak henti-hentinya dihujani dengan surprise dan berkah dari kerabat. Bude Christine datang membawakan kado-kado dari saudara dan eyang putri juga. Tidak disangka sama sekali. Ayah senang, karena begitu banyaknya perhatian yang didapat.

Happy faces of the boys. Mas Arya muka nya ga santai :P

Sore berganti malam, dan satu per satu tamu berdatangan, mulai dari Icoes, Kodel, Bangga, Dieta, tyo, Rindang dan Tara. Kami pun memulai acara syukuran ultah ayah dengan sederhana, memotong tumpeng, mengucap syukur dan mendoakan ayah yang terbaik.

Tumpeng kreasi mbak-mbak. Lovely & very delicious 


Terimakasih semuanyaaa... Atas perhatian, cinta & supportnya sehingga ayah bahagiaa di hari ultahnya. Rasanya pengen cipoxx satu-satu.. hihi.. muaaaacccchhh :***

Saturday, March 8, 2014

Aryasatyaaaa

My - 17m.o -boy,
Yang suka mainin alat dapur;
Yang lagi suka bilang "nggak" | "tung" (truck) | "lagi" | "num minum" | "licin";
Yang pecicilan;
Yang suka lari2 kalo mau dipakein baju;
yang nyariin ibu nya melulu;
Yang suka buka tutup kulkas, pintu dan tempat sampah;
Yang moody an kalau disuruh salim atau hi5;
Yang suka ikut2an kalo ada orang ketawa;
Yang gelian kalo dikelitikin;
Yang makan dan pup nya sama banyaknya; 
Yang suka main lempar tangkap bola;
Yang kurang suka bunyi hair driyer /vacuum cleaner dan sejenisnya;
Yang suka celamitan kalau orang lagi makan;
Yang lebih suka duduk di kemudi setir ketimbang di car seatnya;
Yang suka berteman, 
Yang kalau nyium bau wangi, hidungnya suka keriyep keriyep;
Yang suka nyiumin adik sepupunya even tanpa disuruh;
Yang suka banget makan kuah sama kaya ibunya;
Yang beluum juga bisa manggil "ayah" :P




Ibu loves youuuuu :****

Monday, February 24, 2014

Us vs Car Seat

Sudah sejak mas Arya masih bayi merah, aku dan suami sudah aware akan penggunaan car seat. Kenapa? Lebih karena keren aja sih kaya orang barat gitu *lol* :p haha.. Ga deng, karena aman dong !! Titik dot com !! 

Dicoba satu dua kali ditidurin si car seat nya, mas Arya berontak melulu, nangis kejer. Aku pun ga tega, ga lama kemudian mas Arya udah berakhir di pangkuan. Tapi waktu masih kecil dulu, mas Arya was a mushy baby. Mungkin karena sempet kolik yang dideritanya, berpengaruh ke mood dan psikologi nya waktu itu ya ! 

Sampai pada suatu ketika, I got enough dengan polah mas Arya yang keblingsatan di mobil. Mau nya naik-naik ke dashboard kalau duduk dipangku di depan atau berdiri dan oprek-oprek segala macam barang yang bisa dia lihat dan jangkau di mobil. Sering sekali bilang mas Arya untuk anteng duduk, tapi it didn't succsed ! Aku pun cuma bisa nelongso bilang ke ayah yang sedang menyetir di depan "gantian yukk, kamu di belakang, aku yang nyetir". It was a chaos. Sering sekali juga perut ku keinjek and it hurts me a lot !

Akhirnya kami mulai biasakan kembali penggunaan car seat ini. Mas Arya akan semakin besar dan makin banyak polahnya. We thought, better late than never. Besides it's part of disiplinary lesson for him.

Setiap masuk mobil mas Arya kami tempatkan di car seatnya, selalu berontak. Tapi kami cuek. Nangis minta dipangku aja? Sering banget. Terkadang kami juga suka ga tega sih kalau dia udah nangis sampai meraung-raung. Sempat beberapa kali aku angkat untuk dipangku terutama kalau dia udah ngantuk dan minta menyusu. Huhuu ga ada yang lebih menyakitkan melihat anak sedih sampai menangis kejar begitu ya :(

Tapi kami pikir hal ini ga bisa dibiarkan berulang terus menerus. Kalau begitu kapan dong mas Arya bisa mandiri duduk di car seat nya. *aaah semangat, pasang ikat kepala, kami pasti bisa !!* 

Dan benar saja, ini penampakan mas Arya di usianya yang ke 16 bulan. 


Seakan lupa dengan susu ibu, seakan lupa dengan gendongan batik nyaman mba parmi, mas Arya tidur pulas di car seatnya ga lama setelah duduk kurang lebih 15 menit di situ. Aah anak ibu.. Kamu menyesuaikan. Maaf ya kami sempat meremehkan kamu. You're my smart little man ! 

Love you to the fullest :***

Friday, February 21, 2014

Lil Picasso

Hari ini hujan sedari pagi. Terpaksa jadwal bermain sepeda mas Arya dan hang out bersama teman sebanyanya dibatalkan dulu. Kasian ngeliatnya. Ngebayangin diri sendiri aja suka bosan kalau smart phone mati (currently most efficient thing to connect me to people :)

Tiba tiba kepikiran punya stock cat air khusus anak yang belum pernah disentuh sama sekali di kotak ajaib (place where I put all the papers, stationaries, and other creative materials). Waktu itu beli nya di ELC seharga Rp. 29.000, sedang ada promo buy 2 get 1 *very cheap isn't it?* :)). I took the basic color orange, green, and red.  

Di kemasannya tertulis untuk anak 3 tahun ke atas, karena berbahaya kalau tertelan. Hmmm, sempat maju mundur mau mengenalkan mas Arya dengan cat air di usianya yang masih 16 bulan ini. Tapi kemudian berfikir kalau mendapat supervisi super ketat, mungkin tidak akan jadi berbahaya yaa *finger crossed*. 

Then I prepared paper plate, used newspaper for base so that our floor wont get dirty and 2 (two) pieces of handmade paintbrush. Bukannya mau sok kreatif kali ini, tapi karena ga punya stok kuas di rumah.. Beneran deh :P. Kuas jadi-jadian itu terbuat dari kertas tisue yang dilipat seperti akordion, lalu ujungnya digunting seperti menyerupai bunga, karena masih terlalu letoy, pegangannya disisipi sendok plastik yang diikat dengan karet gelang. 



hasilnya sudah terlihat seperti kuas beneran beluuum? :p


Sebelum mulai melukis pasang lagu favorit nya si mas dari Pink Fonk! dulu biar makin semangat. All set up. Tinggal si bocil nya aja nih. Perlahan namun pasti si mas mulai mendekati ibu yang udah asik mulai duluan sebagai triger. Kuas jadi-jadiannya pun dipegang, ga lama dia lebih tertarik pada sendok plastiknya *doeng, tau gitu ditutupin semua*. Mulai nyoel-nyoel cat-nya dan dimasukin lah ke mulut. Ibu kaget, sontak sedikit teriak bilang "Mas ! Nooo !! ". *Ups*. Mas ikutan kaget, nyoret-nyoret sedikit blank papernya, ga lama diletakkan semua peralatan, mendekati sound system meja tv dengan lagu favoritnya berkumandang di udara dan acara melukis pun beralih menjadi acara joged-joged. Selesai sudah -__-

Lesson learned, 
1. besok-besok dibikin sunyi senyap aja biar ga ada distraction dan anak bisa fokus melakukan kegiatan yang diinginkan. 
2. Mas Arya kurang demen jenis kegiatan seni seperti ini. Sering sekali diajak menggambar & mewarnai atau berprakarya bersama. Tapi dia lebih memilih untuk bermain bola atau mendengarkan musik sambil joged-joged atau bermain bem-bem (mobil-mobilan nya), atau bermain puzzle atauuu his most favorite toys at this moment..... kitchen equipments, macemnya panci, wajan, sutil, dll. x_x (Iya mau nyaingin Farah Quin dia). Tapi tentunya masih terlalu dini sih untuk menentukan minat dan bakatnya. Masih banyak yang harus digalliiii... (lubang kali aah digali :P). But dont worry son, I have lots time to dig them ^^


Hasil lukisan kami.. ^^

Thursday, February 20, 2014

A Proud SaHM :))

Selamat pagiii menjelang siang.. ^^

Seneng banget ini update blog lagi saat sudah tidak menjabat sebagai wanita pekerja ! Nulisnya bukan lagi di komputer kotak jadul punya kantor dan di ruangan berukuran 2 x 2m, tapi di meja makan ku yang baru (*biarin pamer* weeek :p), ditemani suara gemericik air dari kolam mungil tepat di hadapan. Yep, I'm officially a stay at home mother since December 2013. Yipiiiee !!

(gantungan bajunya ganggu yaa.. hihii)

Kalau dirunut, sekarang sudah kurang lebih 3 bulan sejak resign, dan ga ada perasaan kangen ngantor sama sekali looh. Palingan sempat jet lek 3 hari di awal, bingung mau ngapain, dan masih kebayang-bayang aktivitas di kantor. Tapi selebihnya mikir kenapa ga dari dulu resign yaa.. haha !

Tapi ya gituu.. dulu waktu masih kerja, punya duit sendiri. Mau apa tinggal beli, ga perlu pakai approval suami apalagi mikir dua kali. Sekarang akhirnya ngerasain dikasih jatah bulanan. Cash pula :P. Setiap pengeluaran harus jelas post nya, I even write every single expense in a note. Biar ada bukti jelas dan laporan pertanggung jawaban ke suami. Suami ga minta sih, inisiatif pribadi. Iyalaah, wong dia yang susah susah kerja nyari duit, istrinya seenak jidat ngabisin ga jelas, hihihi kasarnya begitu ya. Dicatat supaya jelas juga pengeluarannya sih, jadi kalo kurang bisa minta lagi (bisa ajaaa *jitak* :P).

Tapi ga ada yang terlalu banyak berubah sejak berhenti kerja dan ga bisa support finansial keluarga lagi. So we dont have to worry that much. Kami tidak perlu mengganti menu makanan jadi tahu dan tempe setiap hari, tetep bisa nonton tv kabel dan berlangganan internet, tetep punya rumah yang nyaman dan mba Parmi is still here with us (thank God !! ga perlu nyapu-nyapu, masak, etc *lol*). Bersyukur karena suami masih bisa menyokong semua nya.

Kami hanya dituntut untuk lebih wise dalam mengeluarkan uang dan tidak terlalu hidup berfoya-foya (sailaah, foya-foya menurut kami ituuu bukan beli tas atau barang branded lainnya seharga berjut-jut yaa.. tapi bisa makan di luar lebih sering dan tamasya keluarga aja udah girang banget kook serta menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung :). Intinya sekarang kami hidup sewajarnya. Ga lagi lagi harus berjuang setiap harinya dengan kemacetan Jakarta, berpisah cukup lama dengan anak dan tidak berperan banyak dalam pengasuhannya. Hanya demi keinginan untuk membeli segala sesuatu yang kurang penting, yang tidak dapat ditahan. Sudah cukup ya. Tobat :)

I now try to adjust my new life. No regret and not that bad at all. Instead, I enjoy it a lot :))

Proudly announce myself as a stay at home mother :))

*applause dong* :p

Monday, February 17, 2014

3M for home decor


Akhir-akhir ini saya sering gemas melihat kunci-kunci berserakan di setiap sudut rumah. Ada di meja makan, di atas kulkas, di meja TV, dll ! Bahkan tempat nya berubah-ubah setiap saat, tergantung mood si penaruh kunci dimana ia hendak meletakkannya. Saya pikir, ini tidak bisa dibiarkan terus menerus. Setiap kali mau memakai kunci, kami harus pusing mencari ke sana ke mari. Harus berteriak dulu ke asisten rumah tangga atau ke penghuni rumah yang lain dimana letak kunci yang dimaksud berada dan ini sangat time consuming, apalagi kalau sedang terburu-buru, semua pun dibuat gelisah. It's such a mess !

Karena itu, saya berencana membeli box penyimpanan kunci. Sudah sempat mencari di toko furniture dan beberapa kali di internet, tapi box kunci yang dimaksud tidak didapat juga. Akhirnya saya berfikir kenapa tidak memanfaatkan barang yang sudah ada saja. Selain tidak menghabiskan tempat, juga supaya irit (hehe, emak-emak sekali yaaa :))

Kebetulan di dekat pintu utama rumah, terdapat hiasan tempel, dan di situ ada space kosong, I think that's the perfect place to put our keys. Saya pun teringat pada stock produk 3M yang sengaja selalu saya simpan di rumah, in case dibutuhkan untuk kondisi-kondisi seperti ini. Saya lalu mengambil 3 pcs mini hooks dan menempelkannya di hiasan tersebut. Agar hasil yang didapatkan sempurna, jangan lupa untuk dengan teliti mengikuti petunjuk di belakang kemasan produk 3M ya.



Saya sendiri lebih suka memakai produk 3M ini, karena lebih simpel, tidak perlu repot menyiapkan paku dan palu serta tidak merusak rumah. Hukss, jadi teringat salah satu sisi tembok rumah yang bopel karena pemakaian paku :( Hasilnya sangat tidak rapi pula. Pokonya I go with this 3M products deh :P. *berasa 3M ambassador ya* :P

Seperti ini lah penampakan tempat penyimpanan kunci slash hiasan dinding kami..


Voilaaa, rapi kaaan ??! :))
Sekarang mau nyari kunci mobil, kunci rumah, kunci motor, kunci Pepito ga perlu lagi pakai stress.. and everybody's happy too:))

Oya, semalam juga sekalian masang hiasan tempel di sisi wall of fame kami, hadiah untuk si ayah di hari Vallentine yang lalu.. Kali ini memakai produk 3M large refill strips.. hihii.. looks good yaa :))

 

ps : nge-post ini saat sudah menjadi SaHm hihii.. I tell you the detail in the next post.. Belum sempat-sempat euy :))



Wednesday, November 27, 2013

Pink Fonk ! Best Kids Songs & Stories

Malem malem kepikiran mau sharing aplikasi lagu dan cerita untuk anak yang bagusss banget di app store. 

Awalnya cuma download free beberapa lagu dan cerita, berhubung grafis nya bagus, ada lirik nya (Jadi ibu bisa ikut nyanyi/story telling, supaya terjalin interaksi juga dengan mas Arya), musik nya enak didengar (sudah dibandingkan dengan beberapa versi lagu anak di aplikasi lain, this is the best) dan keseluruhan aplikasi cute serta lucu, jadilah ibu minta beliin ayah satu paket lagu-lagunya. Ada sekitar 30 lagu dengan harga Rp. 95rb. Kami puas, terutama karena mas Arya selalu joged & anteng dengerin lagu lagu di aplikasi tersebut. Happy me ^^

Very well recommended : Best Kids Song-Stories. Published by Samsung.







Teasernya aja udah lucu lucu banget kaann.. Told yaaa ^*^

At the age of 13 month..

Di usia nya yang ke 13 bulan 18 hari.. Anak ini sudah bisa membuat takjub ibu nya, seperti :
• Menunjuk ayah, ibu dan mba Parmi
• Menunjuk foto dirinya di rumah
• Melakukan perintah sederhana dalam bahasa Inggris seperti Clap your hands, High 5 dan Kiss bye.
• Menunjuk mobil baik objek nya langsung, atau di buku bergambar, dan mengucapkan "brum bruum"
• Dapat fokus mendengarkan cerita orang lain. Terutama saat ayah ibunya mendongengkan sesuatu.
• Mengucapkan "udah dan mamam" dan tepat penggunaan.
• Joged saat mendengar lagu. He loveees to dance :)))
• Mengambil barang dan menaruh nya di tempat yang diminta.
• Meragain orang menelpon saat mendengar kata halo, sambil menaruh sesuatu di telinga nya.
• Akhir akhir ini mulai berjalan sendiri, tanpa ditatih :')) dan dengan bantuan baby walker :p

I dont know about others children, but i just cant thank God enough for my son's development :')

Ibu is so proud of you mas Arya :****
Thank you Lord.



 


Wednesday, August 28, 2013

Behind the Scene Baby Photo Studio

Taken by mba Parmi, niatnya mau foto dilalah jadi video.. Beginilah hasilnya, lumayan kompak kan..... :p *iya ajaa, biar happy :p*

Monday, August 26, 2013

Aryasatya Birthday Celebration the Reason

Yyeeyyy.. My son will turn 1 year old by this October ! 

Seriusan ini aku happy, excited dan seneng banget deh pokonya. Akhirnya si mas berusia satu tahun, ga lagi hitungan bulan aja. Juga karena telah melalui jatuh bangun sebagai newly parent. 

I did it, we did it nak.. Kalo boleh napak tilas, kira kira seperti ini yang telah kita lalui bersama; proses kelahiran, ga bisa nyusu langsung karena flat nipple sampai harus disendokin, kolik selama sebulan akibatnya hampir setiap hari kamu nangis menjerit, belajar mimik asip karena ibu harus balik ngantor, ibu galau mau resign atau stay at home aja, meres asi selama bekerja serta nyiasatin mood bagus supaya produksi asi tetap konsisten, Mpasi perdana, proses merangkak, demam tinggi karena mau tumbuh gigi, termasuk juga mpasi traveling kita, meskipun rempong tapi berhasil doong.

Pokonya ibu mau merayakan itu semua di ulang tahun kamu nanti ! Haruusss !! Hihiihii *tekad*

Let's celebrate it together son ! 
Love you :**

Sunday, August 25, 2013

Baby Photo Studio

Sebenernya sudah dari lama sekali mau bawa si mas untuk foto studio, maklum selama ini foto nya cuma dari handphone aja.. Padahal aku dan suami kepengen sekali mendokumentasikan si mas di segala moment, abis si mas lucuk banget sih *hahaha mamake narsis*. 

Kami mau sekali kali cakep dan bagus banget gitu dengan bantuan fotografer profesional. Tapi baru sempet hari ini, mostly karena ibunya kebanyakan mikir dan browsing vendor yang caem dan ramah di kantong, jadilah tertunda mulu.. Ada satu vendor yang menurutku buagguuuss banget, foto fotonya seperti hidup dan berbicara, sampai kalau ngeliat hasil jepretannya selalu berdecak kagum.. Namanya Babygraphy by Poetry Rachma, bisa cek di FB.. Udah kebayang kalo si mas dipegang sama dia, pasti hasilnya ciamik sekali.. Tapi tau dong yaa hukum dagang, ada kualitas ada harga, I can't afford her quotation.. Too bad :(

Sempat kepending lama dan ga inget urusan per-foto-studioan ini, tetiba di Living Social ada highlight promo baby photography by Chocolate (vendornya baru denger ya saat itu, sebelumnya belum pernah sama sekali). Iseng lihat portofolio nya, hasilnya lumayan oke, clear and I like it. Harga paketnya starts from Rp. 99.000,- Very worth, baiklah cuus aku pake vendor ini dengan mengambil paket B costs Rp. 199.000,- sudah termasuk : 
• 5 foto cetak 5R
• 1 foyo cetak 8R
• Unlimited photo shoots
• 2 times change costumes
•  Soft file in Cd for choosen printes photos.

Tadi pagi kami sudah ke sana dan got lots of goood pictures. Mas Arya looks very cute and more handsome. Ga susah buat ngarahin mas Arya untuk tertawa, karena di belakang si fotografer ada 4 pengarah gaya (i brought 2 maids of mine) yang siap berlaku konyol demi dapet ekspresi ceria dari mas Arya. 

Kami memilih kostum singa, ini ayahnya yang milih. Kostumnya agak kekecilan karena sebenernya ini untuk bayi usia 6 bulan, while mas Arya is bigger. Jadilah, mas Arya ga bisa terlalu banyak bergerak terutama merangkak (padahal gaya khas singa ya) karena kostumnya yang agak kekecilan itu.


Kostum satu lagi kami bawa dari rumah, koleksi pribadi. Kemeja putih, rompi hitam, dasi kupu kupu dan clodi hitam bertuliskan The Beatles. Sengaja ga dipakaikan pasangan celana panjang hitamnya, supaya sexi and looks mature mirip Tom Cruise hehehehe.. Set kedua ditambahkan properti sofa merah, koper & telepon vintage. I like it alotsss, cocok sekali dengan kostumnya, si mas serasa don juan :p


In overall, aku puas dengan hasilnya, I give score 9 of 10. Fotografernya koko David, sedikit kaku, tapi dia bisa ngarahin & advice properti yang bagus, he did evrything by himself; taking order, prepare set, costume, etc. I give  him score 8. Lokasinya di Janur Kuning Residence, Kelapa Gading, alamatnya mudah dicari, tapi kami sempat nyasar karena gerbang masuknya yang harus memutar, tempatnya di rumah, agak berdebu dan berantakan terutama tempat penyimpanan properti dan kostum; I give 7!

Sedikit tips buat yang baby nya mau foto studio :
1. Atur schedule sesuai dengan jam bangun anak. Aku pilih jam 11, karena jam segitu biasanya si mas baru bangun dari tidur pagi nya.
 2. Bawa bala bantuan. In my case, i brought my maids. Suami bertugas sebagai pengarah gaya, aku sebagai dokumentasi pribadi, maids untk ngebangun ekspresi ceria mas arya (awe awein dari belakang), preparing mas costume, & supporting parents hehehe..
3. Dateng ke lokasinya jgn terlalu mepet, supaya bisa bikin baby sedikit familiar dengan tempat baru & membuatnya nyaman. Juga supaya ga perlu terlalu terburu buru terutama karena si vendor sudah ada janji di jam berikutnya..

Selanjutnya, mau fotoin si mas begini lagi aaah.. *nagih* :p