Saturday, March 30, 2013

(Tidak) Bisa Menyusut Instant Pasca Melahirkan

Padahal..
Hampir tidak pernah ngemil.
Makan hanya saat sarapan, makan siang dan makan malam.
Menyusui konstan
Memeras ASI secara konsisten

Tapi..
Setiap hari minum susu pertumbuhan
Sehabis makan malam langsung tidur

--______--

Gerompyaaaaanggg


#EdisiGalau
• Aryasatya Bisma Pandega is myn louter en alleen •

Wednesday, March 27, 2013

Flat Nipple


Dulu.. Jauh sebelum punya anak seperti sekarang ini, I thought proses menyusui itu semudah membalikkan tangan.. Bayi tinggal didekatkan ke payudara ibu, dan lep, proses menyusui terjadi.

Tapi faktanya tidak begitu !


Lima hari setelah kelahiran mas Arya, proses menyusu antara kami belum terjalin dengan baik. Pasalnya, flat nipple a.k.a puting datar jadi penyebab utama. Yes, mine is flat !


Mas Arya ga bisa melekat dengan sempurna untuk dapat asupan asi. Padahal saya & suami sudah punya komitmen mau kasih ASI ekslusif, bahkan kalo bisa sampai 2 tahun. Amin. Ga sedikit pun kepikiran akan ngasih sufor. Kasarnya, ga minum ASI, mas Arya ga makan ! Sadis banget ya kesannya? But it worked on me !Berbekal tekad sekuat baja, kami berjuang agar proses pelekatan berhasil.


Tapi usaha menyusui dari payudara langsung belum juga berhasil sampai 2 minggu pertama. Selama recovery di RS, saya minta suster-suster untuk ngajarin bagaimana cara perlekatan yang benar, ikut internal konsultasi laktasi dan terus menerus berusaha. But still didn't work. Sampai akhirnya dr. Rosa menyarankan untuk memerah ASI dan memberikannya ke mas Arya pakai sendok.


Saat mas Arya tidur, saya meres asi, kadang dibantu oleh suami. Saat mas Arya bangun, kami menyendoki-nya ASI. Begitu terus sampai kurang lebih 2 minggu pertama. Waktu istirahat kami sangaaat kurang. Belum lagi kami memutuskan untuk memakaikannya popok kain, waktu tidur mas Arya jadi makin sedikit. Ditambah waktu suami sudah harus masuk kantor, makin menjadi deh. I was on my own. Kesal, lelah sampai pengen nyerah pun sempat terjadi.


Tapi untungnya Gusti Allah ora sare. Produksi asi saat itu mencukupi kebutuhan mas Arya, so we didn't worry about the supply.


Saya ingat betul waktu mas Arya harus kontrol ke RS di minggu pertama usia-nya. Kami sampai bawa 2 tas gemblok besar, yang berisi perlengkapan tambahan menyusui, seperti warmer, botol asip dingin, botol asip kosong, sendok dan breast pump minel. Semua dilakukan supaya mas Arya bisa mimik susu tanpa dot ! - Kebetulan kami penganut kontra dot garis keras -


Saat pemeriksaan itu, berat badan mas Arya naik dari 2,65 kg saat keluar dari RS menjadi 3,4 kg. Kami girang bukan kepalang, karena perjuangan kami yang tak kenal lelah & pantang menyerah berhasil, kenaikannya mencapai 800 gr. Kenaikan BB yang patut diacungin jempol untuk anak ASIX. Puji Tuhan !


Namun demikian, flat nipple dan belum bisa menyusui secara langsung masih membayangi. Kami berencana konsultasi dengan konsuler laktasi, sekaligus pendirinya di Rs. Carolus yaitu dr. Utami Roesli, tapi berhubung beliau lagi cuti waktu itu jadilah kami menyambangi dr. Jeanne yang kebetulan juga praktek di hari itu, as per dr. Rosa's advice.


1st impression, dokternya lelet ! Beliau sudah agak sepuh & saat itu tidak ada suster yang membantu, beliau mencatat data diri kami di kartu merah dengan sangat detail & sangat teliti dan juga pelan-pelan. Saya yang udah ga sabar pengin pulang karena sudah seharian di rs, rasanya mau nyuruh si dokter buat ngebut. Æ—Æ—É‘Æ—Æ—É‘Æ—Æ—É‘.. Tapi, meskipun begitu.... Jasa dr. Jeanne begitu besar buat mas Arya dan ibu-nya looh..


Di ruang praktek, dr. Jeanne bertanya tentang masalah kami & sempat memuji perjuangan kami yang belum mengenalkan mas Arya pada dot dan susu formula SAMA SEKALI. Ia pun lalu mengajarkan cara memijat dan mengompres  payudara dengan benar untuk melancarkan sirkulasi ASI juga tekhnik memeras ASI menggunakan tangan, or as known as marmet. Beliau menolak total penggunaan breast pump karena dapat mengakibatkan kerusakan pada jaringan aerola yang dapat berakibat fatal.


Saat proses konsultasi berlangsung, mas Arya bobok, jadi ga bisa praktek perlekatan menyusui yang benar langsung pada sumbernya. Akhirnya digantikan dengan boneka dulu deh hehe..


Keluar dari ruang praktek dr. Jeanne, semangat yang sempat kendur dan down kembali membara *hayaah bahasanya*. Seperti yang dikatakan dr. Jeanne, proses menyusui adalah proses alami antara ibu dan anak, karena itu.. Pasti bisa ! Pasti bisa ! Æ—Æ—É‘Æ—Æ—É‘Æ—Æ—É‘ kalah deh semangatnya Tung De Sem.
Biaya konsultasi dengan dr. Jeanne Rp. 150.000 sudah termasuk biaya administrasi dan dapat sepasang sarung tangan untuk mengompres payudara.

Bener aja, 3 hari setelahnya, mas Arya bisa menyusui langsung. Rasanya kaya terbang ke langit ke tujuh, ketemu bidadari khayangan dan dikasih emas permata. Senang bukan kepalang !


Mas Arya hebat ! Mas Arya juga belajar dan berjuang sama keras layaknya ibu ya.. Makasihh ya nak karena tidak menyerah !

 


✗o✗o

• Aryasatya Bisma Pandega is myn louter en alleen •

Gantengan Mana ?

Photo taken after attending Shinta & Bimar wedding


#bapakenarsismodeon

Tuesday, March 26, 2013

Resep Dasar MPASI

How's ur MPASI preparation so far? Makin banyak baca makin bingong kah layaknya diriku? *kedip kedip cari temen*;;)

Jangan duluu.. yuk mulai dari yang paling dasar dan simpel as below receipt..

--------------------------------------------------------

Kaldu Ayam

Bahan : 
  • 2000 ml air 
  • 900 gram ayam (tulang dan daging), potong-potong. 
  • 250 gram wortel, kupas, potong-potong. 
  • 250 gram bawang bombay, kupas, potong-potong. 
  • 1 batang bawang daun, siangi. 1 batang seledri, siangi.
  • 1 lembar bay leaf.
Cara membuat :
1. Masukkan ayam, sayuran dan semua bahan ke dalam panci berisi air.
2. Masak sampai mendidih. Buang lemak yang mengambang di permukaan dengan sendok. 
3. Kecilka api. Tutup setengah panci dan biarkan selama kurang lebih 2 jam atau sampai airnya tinggal setengah. Angkat. 
4. Biarkan sampai kaldu dingin, lalu masukkan ke dalam lemari pendingin dan biarkan semalaman. Buang lemak yang mengeras di atas permukaan wadah. 
5. Saring dan kaldu siang digunakan 

Untuk 1000 ml * 
Catatan : ayam bisa diganti dengan daging sapi atau ikan* 

-------------------------------------------------

Kaldu Sayuran

Bahan :
  • 1000 ml air
  • 250 gram bawang bombay, kupas, potong-potong.
  • 250 gram wortel besar, kupas, potong-potong.
  • 1 siung bawang putih, kupas, memarkan.
  • 1 batang bawang daun, siangi.
Cara membuat :
1. Masukkan sayuran dan semua bumbu ke dalam panci berisi air. Masak sampai mendidih.
2. Kecilkan api, tutup panci dan biarkan selama kurang lebih 2 jam. angkat dan biarkan sampai dingin.
3. Saring dan tuang ke dalam wadah bersih.

Untuk 500 ml

 --------------------------------------------

Tepung Beras

Bahan : 250 gram beras.

Cara Membuat :
1. Cuci beras sampai bersih, lalu tiriskan. Jemur sampai kering.
2. Masukkan ke dalam blender atau food processor kering. Haluskan.
3. Ayak atau saring. Jika ada yang masih kasar, kumpulkan dan haluskan lagi.
4. Sangrai tepung di atas api kecil sampai kering, tapi jangan sampai berubah warna. Angkat dan biarkan sampai dingin.
5. Simpan dalam wadah bersih, kering dan kedap udara.

Catatan : Beras bisa diganti dengan kacang hijau kupas atau jagung pipil.


Taken from Puree Makanan Lembut untuk Bayi 6 - 12 bulan Seri Ayah Bunda

Monday, March 25, 2013

Si Botak

Mas Arya yang dulu belum seganteng Mas Arya yang sekarang.. Kenapa? Karena rambutnya botak di depan.. Persis kaya profesor jadi-jadian deh :p Wehehee..

Karena itu, ayah & ibu memutuskan untuk mencukur habis rambut mas Arya, dengan harapan tumbuhnya akan seragam..

Ga punya pengalaman mencukur rambut sebelumnya, apalagi klien kami bayi orog merah yang notabene begitu fragile & suka bergerak-gerak, kami nekat.

Kami pun mengatur strategi. Berhubung si ayah sering mencukur jenggot dan kumis, jadilah dia yang bertugas sebagai tukang cukur, sementara ibu bertugas menggendong & menenangkan mas Arya.

Alat yang dibutuhkan :
1. Alat cukur, Gillete Mach 3
2. Sabun bayi Sebamed *optional*
3. Baskom berisi air
4. Tempat sampah, dan
5. Sepasang payudara :p This helps soo much, gusar atau bangun sedikit, tinggal sodorin dan diam seketika wehehehe

Proses pencukuran berlangsung selama kurang lebih 1 jam. Berjalan lancar & terkendali. Mas Arya pun sukses botak, licin selicinnya.. :p
- Before -


- After -
 


Congklak from Used Tennis Balls



Reuse, Reduce, Recycle product competition to celebrate Hotel Borobudur Jakarta 39th anniversary

.

Saturday, March 23, 2013

Swim Baby.. Swim..

"Bayi udah bisa berenang? Ah pasti bercanda deh, emang udah bisa?!!"

Itu tanggapan most friend of mine waktu ditunjukin video mas Arya.

Sudah sejak umur 2 bulan, mas Arya mulai berenang. Kalau ga ada acara atau sehabis imunisasi, kami pasti meluangkan waktu agar mas Arya bisa berenang.

Jangan bayangin berenang di kolam renang umum yang tinggal nyemplung, plung ya.. Butuh persiapan sekitar 2 jam sebelumnya supaya kolamnya siap dipakai si bos kecil.

Begini kira kira persiapannya :
1. Mompa kolam. Took 1/2 hour dan dilakuin saat kali pertama berenang, setelahnya sih ga perlu dikempisin lagi dan cukup disimpan aja. Using Stermay Two Way Pump Rp. 40.000 at Kiddo House, ITC Ambassador.

2. Isi air dingin sampai kira kira 1/4 kolam, setelahnya isi dengan 2 panci besar air panas. Using AB Pool 140 cm x 110 cm x 70 cm, Rp. 205.000 at Kiddo House, ITC Ambassador.

3. Pakaian mas Arya dilucuti & pakai neck ring. Using : Neku Neck Ring Rp. 50.000, 2 pcs, at mother & baby exhibition, JCC.

Tidak lupa masukkan mainan karet supaya mas makin betah.

Dan Mas Arya pun siap berenaannggg :D







Gayanya aduhai banget kann? Model Playboy mah lewat.. hehee :p

#Aryasatya

Tuesday, March 19, 2013

Duo Function Diaper Bag


Menginjak usia mas Arya yang semakin besar, perlengkapan bepergiannya pun ga sebanyak dulu. Sebagai contoh, Mas Arya ga lagi menggunakan bedong dan penggunaan pampers yang lebih sedikit. Karena itu, tas-nya pun ga perlu lagi berukuran terlalu besar. Saat ini diaper bag yang mas Arya punya,besar dan besar sekali, dua-duanya pemberian kado dari Bokap dan temen kantor ayah. 


Berhubung kami menginginkan keringkesan, first thing to dois to change mas Arya’s diaper bag ! Banyak review sebaiknya diaper bag itu terdapat banyak kantong supaya dapat gampang menyimpan perintilan baby stuff dan juga stylish, cucok untuk ditenteng oleh ibu dan juga ayah. Setelah googling ke sana kemari, these are top two diaper bags based on me: 


Skip*Hop Studio Diaper Bag $ 90.00


Picobella Aisha’s Super Diaper Rp. 450.000


Dilihat  berkalikali.. Lucuu sihh, designnya oke & ga terlihat seperti bawa tas bayi.. Butthen I thought, hey, apa bedanya dengan tas wanita yang gue punya selama ini ??Menurut gue, this is another marketing strategy mending kalo murah, mahal pula*prêt* *cih* Laaah jadi sensi :p ! 


Tampilan isi diaper bag :
 
What you can see? Beberapa kantong kecil ditambah sedikitperasaan menggebu dari new mommy = new expense.. Jadi instead of menambah lagideretan pengeluaran dan barang di rumahku yang mungil. Marilah sedikit berfikirrealistis dan kesampingkan keinginan menggebu tadi *kalem*, lalu menggantidiaper bag for mom and dad to backpack which transformed into diaper bag andMas Arya’s very first cute bag.. Nah looh gimana tuhh.. 

Wujudnya kira-kira begini, 


Skip*Hop Zoo Packs little kid backpacks $ 20.00


I really really like its design.. incredibly Cute !! Berdasarkan review, produk ini awet serta tahan banting.
Selama mas Arya masih belum bisa menggemblok tas ini sendiri, selama itu pulalah backpack ini akan disulap menjadi diaper bag yang dibawa oleh ayah dan ibu, memuat segala baby stuff kepunyaan mas Arya. Setelahnya, kira-kira ketika mas Arya menginjak umur 2 tahun atau bahkan lebih, backpack ini bisa dipakai sendiri oleh mas Arya dan menjadi salah satu pelengkap outfitnya.. hihihii.. sounds nice rite^.^ 

So one product for two functions.. me likey.. Besides, skip*hop just release new collection and one of them is Lion character.. I like it ! Bukan disengaja, brang-barangnya si mas kebanyakan berkarakter singa, so why not to have another :D